Reaksi Novak Djokovic Kembali Jadi Petenis Nomor 1 Dunia
Selasa, 17 November 2020 - 01:01 WIB
loading...
Reaksi Novak Djokovic Kembali Jadi Petenis Nomor 1 Dunia. Foto: Repro/Instagram
A
A
A
BELGRADE - Petenis Novak Djokovic mengatakan dirinya memiliki perasaan yang campur aduk. Hal ini karena dia kembali menyabet gelar petenis nomor satu dunia untuk keenam kalinya setelah musim 2020 ini dihantam pandemi virus corona.
Djokovic meningkatkan rekor juara Australia Open menjadi delapan kali, seperti juga rekor gelar Masters ke-36 di Roma, memenangi empat gelar tunggal secara keseluruhan dalam perjalanannya ke peringkat satu dunia. (Baca Juga: Djokovic Minta Hakim Garis Diganti Robot )
Petenis berusia 33 tahun itu memiliki rekor menang-kalah 39-3 dalam suatu musim yang diwarnai dengan banyaknya turnamen yang ditangguhkan atau dibatalkan dari Maret hingga Agustus karena wabah virus corona, yang sudah menewaskan lebih dari 1,3 juta orang di seluruh dunia.
“Jelas, saya sangat bangga akan hal ini, tapi emosi saya campur aduk karena apa yang sedang terjadi di dunia ini,” kata Djokovic seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/11/2020).
“Saya tidak dapat mengabaikan hal itu, meskipun saya telah mencapai salah satu tujuan terbesar dalam olahraga. Saya merasa banyak orang di dunia mengalami kesulitan dan hati saya tertuju pada mereka," kata Djokovic.
Pencapaian Djokovic membuat dia mengikuti jejak idola masa kecilnya Pate Sampras yang mengakhiri tahun sebagai nomor satu sebanyak enam kali dari 1993 hingga 1998.
Djokovic meningkatkan rekor juara Australia Open menjadi delapan kali, seperti juga rekor gelar Masters ke-36 di Roma, memenangi empat gelar tunggal secara keseluruhan dalam perjalanannya ke peringkat satu dunia. (Baca Juga: Djokovic Minta Hakim Garis Diganti Robot )
Petenis berusia 33 tahun itu memiliki rekor menang-kalah 39-3 dalam suatu musim yang diwarnai dengan banyaknya turnamen yang ditangguhkan atau dibatalkan dari Maret hingga Agustus karena wabah virus corona, yang sudah menewaskan lebih dari 1,3 juta orang di seluruh dunia.
“Jelas, saya sangat bangga akan hal ini, tapi emosi saya campur aduk karena apa yang sedang terjadi di dunia ini,” kata Djokovic seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/11/2020).
“Saya tidak dapat mengabaikan hal itu, meskipun saya telah mencapai salah satu tujuan terbesar dalam olahraga. Saya merasa banyak orang di dunia mengalami kesulitan dan hati saya tertuju pada mereka," kata Djokovic.
Pencapaian Djokovic membuat dia mengikuti jejak idola masa kecilnya Pate Sampras yang mengakhiri tahun sebagai nomor satu sebanyak enam kali dari 1993 hingga 1998.
Lihat Juga :