Mohamed Salah Terinfeksi Covid-19, Mido: Menpora Mesir Pengecut
Rabu, 18 November 2020 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Pengabaian Salah menyebabkan tim Mesir kehilangan pemain penting dalam pertandingan dan waktu yang sangat penting, dan Salah juga memertaruhkan kesehatan rekan satu timnya. Dia seharusnya tidak hadir di pernikahan saudaranya, terutama saat itu.
Poin lain yang dibeberkan Mido adalah keheningan dari semua yang bertanggung jawab atas kelalaian pemain, yang menegaskan fakta bahwa pemain tersebut masih lebih besar dari tim nasional dan ini akan menyebabkan kegagalan besar. "Ketika saya melewatkan Piala Afrika 2006, saya dihukum dengan absen di final dan dikeluarkan dari tim nasional selama enam bulan, bahkan jika saya bermain
di level klub," ungkap Mido.
"Di final kami kalah, saya masih muda dan saya pikir saya lebih besar dari tim, tetapi saya mengonfirmasi sekarang bahwa tidak ada yang lebih besar dari tim, dan jika seseorang berpikir demikian, ini akan menjadi kegagalan besar," imbuh Mido.
Sejauh ini pejabat di Mesir tidak mengarahkan kata-kata menyalahkan atau mencela Salah dan kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya kepada tim Mesir. Mido lantas menunjuk hidung Menteri Olahraga Ashraf Sobhi, ketua EFA Amr Al-Ganayni, Pelatih timnas Hossam Al-Badri, dan direktur timnas Mohamed Barakat, semuanya pengecut dan takut fans Salah yang mencintai bintang Liverpool itu.
"Di sini saya berbicara tanpa perhitungan atau rasa takut pada siapa pun. Tidak ada yang bisa mengatakan bahwa Salah tidak melakukan kesalahan dengan pergi ke pernikahan saudara laki-lakinya pada saat yang sulit dan dalam menghadapi krisis virus corona. Semua surat kabar Inggris berbicara negatif terhadap kami, Salah seharusnya disalahkan atas apa yang dia lakukan, tetapi semua orang merasa takut," pungkas Mido.
Poin lain yang dibeberkan Mido adalah keheningan dari semua yang bertanggung jawab atas kelalaian pemain, yang menegaskan fakta bahwa pemain tersebut masih lebih besar dari tim nasional dan ini akan menyebabkan kegagalan besar. "Ketika saya melewatkan Piala Afrika 2006, saya dihukum dengan absen di final dan dikeluarkan dari tim nasional selama enam bulan, bahkan jika saya bermain
di level klub," ungkap Mido.
"Di final kami kalah, saya masih muda dan saya pikir saya lebih besar dari tim, tetapi saya mengonfirmasi sekarang bahwa tidak ada yang lebih besar dari tim, dan jika seseorang berpikir demikian, ini akan menjadi kegagalan besar," imbuh Mido.
Sejauh ini pejabat di Mesir tidak mengarahkan kata-kata menyalahkan atau mencela Salah dan kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya kepada tim Mesir. Mido lantas menunjuk hidung Menteri Olahraga Ashraf Sobhi, ketua EFA Amr Al-Ganayni, Pelatih timnas Hossam Al-Badri, dan direktur timnas Mohamed Barakat, semuanya pengecut dan takut fans Salah yang mencintai bintang Liverpool itu.
"Di sini saya berbicara tanpa perhitungan atau rasa takut pada siapa pun. Tidak ada yang bisa mengatakan bahwa Salah tidak melakukan kesalahan dengan pergi ke pernikahan saudara laki-lakinya pada saat yang sulit dan dalam menghadapi krisis virus corona. Semua surat kabar Inggris berbicara negatif terhadap kami, Salah seharusnya disalahkan atas apa yang dia lakukan, tetapi semua orang merasa takut," pungkas Mido.
(mirz)
Lihat Juga :