ATP Finals 2020, Menang atau Pulang?
Jum'at, 20 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan pertandingan yang bagus dari sisi saya. Saya pikir saya bisa dan seharusnya bermain dengan lebih baik, tetapi salut baginya yang bermain di level tinggi. Dia (Medvedev) petenis yang tinggi dan bergerak dengan baik. Dia jarang melewatkan backhand dan dia petenis yang sangat-sangat cerdas,” lanjutnya. (Baca juga: Tips Agar Anak Betah di Rumah Selama Pandemi Corona)
Kini Djokovic berharap bisa melupakan permainan buruknya itu dan fokus meladeni Zverev di laga terakhir fase Grup Tokyo 1970. Namun dia harus tetap waspada menghadapi lawannya. Dari 5 pertemuan sebelumnya, petenis yang dijuluki Djoker itu pernah kalah 2 kali, termasuk di final ATP Finals 2018.
Bagi Zverev, kemenangannya atas Schwartzman membuka peluangnya mengulangi capaian terbaiknya saat menjadi juara ATP Finals pada dua tahun lalu. Dia harus bisa mengalahkan Djokovic yang juga membutuhkan kemenangan agar tidak mengalami nasib yang sama tersingkir di fase grup pada tahun lalu.
Zverev mengaku berada dalam kepercayaan diri tinggi dari hasil kemenangan atas Schwartzman. Menurut dia, kemenangan itu membuktikan dirinya masih mampu bersaing di atas lapangan. "Tidak ada pertandingan yang mudah, tetapi saya senang bisa menang. Saya senang punya kesempatan ke semifinal dan saya bersemangat untuk hari Jumat," ujar Zverev. (Lihat videonya: Bupati Bogor Ade Yasin Terkonfirmasi Positif Covid-19)
Jika kalah dari Djokovic , Zverev harus tersingkir dan gagal melaju ke semifinal ketiga kalinya dari turnamen elite putra tersebut. "Hari Jumat akan menjadi pertandingan paling sulit yang akan saya hadapi di sini dengan melawan Djokovic. Kami sudah bermain dua kali di sini, jadi saya begitu menantikannya," ungkap dia. (Raikhul Amar)
Kini Djokovic berharap bisa melupakan permainan buruknya itu dan fokus meladeni Zverev di laga terakhir fase Grup Tokyo 1970. Namun dia harus tetap waspada menghadapi lawannya. Dari 5 pertemuan sebelumnya, petenis yang dijuluki Djoker itu pernah kalah 2 kali, termasuk di final ATP Finals 2018.
Bagi Zverev, kemenangannya atas Schwartzman membuka peluangnya mengulangi capaian terbaiknya saat menjadi juara ATP Finals pada dua tahun lalu. Dia harus bisa mengalahkan Djokovic yang juga membutuhkan kemenangan agar tidak mengalami nasib yang sama tersingkir di fase grup pada tahun lalu.
Zverev mengaku berada dalam kepercayaan diri tinggi dari hasil kemenangan atas Schwartzman. Menurut dia, kemenangan itu membuktikan dirinya masih mampu bersaing di atas lapangan. "Tidak ada pertandingan yang mudah, tetapi saya senang bisa menang. Saya senang punya kesempatan ke semifinal dan saya bersemangat untuk hari Jumat," ujar Zverev. (Lihat videonya: Bupati Bogor Ade Yasin Terkonfirmasi Positif Covid-19)
Jika kalah dari Djokovic , Zverev harus tersingkir dan gagal melaju ke semifinal ketiga kalinya dari turnamen elite putra tersebut. "Hari Jumat akan menjadi pertandingan paling sulit yang akan saya hadapi di sini dengan melawan Djokovic. Kami sudah bermain dua kali di sini, jadi saya begitu menantikannya," ungkap dia. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :