Ada 18 Balapan di MotoGP 2021, Dorna Sports: Tahun Depan Lebih Normal
Rabu, 25 November 2020 - 15:01 WIB
loading...
Carmelo Ezpeleta selaku CEO CEO Dorna Sports telah membocorkan rencana pagelaran MotoGP 2021 / Foto: Corsedimoto
A
A
A
PORTIMAO - Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports telah membocorkan rencana pagelaran MotoGP 2021. Dalam sebuah kesempatan dia mengatakan, balapan tahun depan kemungkinan bakal berlangsung 18 seri yang akan dimulai pada 18 Maret hingga November.
Tahun ini, Dorna Sports sempat dibuat repot dengan kondisi pandemi Covid-19 yang menghantam negara tuan rumah balapan MotoGP. Meskipun jadwal balapan sempat molor, namun Ezpeleta beserta beberapa pihak lainnya berhasil merampungkan 14 seri balapan tanpa mengalami kendala. (Baca juga: Tinjau Pembangunan Sirkuit Mandalika, Menpora Optimis MotoGP 2021 Bisa Terlaksana di Tanah Air )
"Awalnya banyak yang bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Kemudian Anda harus bereaksi terhadap situasi dan berbicara dengan semua orang," ungkap Ezpeleta dikutip dari Diaro AS, Rabu (25/11/2020).
Untungnya, kata Ezpeleta, tim dan pembalap memiliki niat yang kuat untuk sama-sama menjalankan kejuaraan grand prix dengan baik. Mulai dari balapan yang hanya digelar di beberapa tempat di Eropa, aturan mengenai protokol kesehatan, hingga subsidi tim.
Kendati banyak tahapan dibatalkan atas perintah pemerintah masing-masing atau kesulitan manajemen. Namun, terlepas dari upaya tersebut, beberapa orang mempertanyakan definisi Kejuaraan Dunia untuk musim MotoGP. (Baca juga: Rossi Tidak Minder Usung Bendera Tim Satelit )
Tahun ini, Dorna Sports sempat dibuat repot dengan kondisi pandemi Covid-19 yang menghantam negara tuan rumah balapan MotoGP. Meskipun jadwal balapan sempat molor, namun Ezpeleta beserta beberapa pihak lainnya berhasil merampungkan 14 seri balapan tanpa mengalami kendala. (Baca juga: Tinjau Pembangunan Sirkuit Mandalika, Menpora Optimis MotoGP 2021 Bisa Terlaksana di Tanah Air )
"Awalnya banyak yang bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Kemudian Anda harus bereaksi terhadap situasi dan berbicara dengan semua orang," ungkap Ezpeleta dikutip dari Diaro AS, Rabu (25/11/2020).
Untungnya, kata Ezpeleta, tim dan pembalap memiliki niat yang kuat untuk sama-sama menjalankan kejuaraan grand prix dengan baik. Mulai dari balapan yang hanya digelar di beberapa tempat di Eropa, aturan mengenai protokol kesehatan, hingga subsidi tim.
Kendati banyak tahapan dibatalkan atas perintah pemerintah masing-masing atau kesulitan manajemen. Namun, terlepas dari upaya tersebut, beberapa orang mempertanyakan definisi Kejuaraan Dunia untuk musim MotoGP. (Baca juga: Rossi Tidak Minder Usung Bendera Tim Satelit )
Lihat Juga :