Jalani Sprint Race, Sean Gelael Gagal Dapat Poin
Senin, 30 November 2020 - 05:01 WIB
loading...
Jalani Sprint Race, Sean Gelael Gagal Dapat Poin. Foto: Dokumentasi Tim
A
A
A
SAKHIR - Pebalap Indonesia Sean Gelael kembali kehilangan peluang untuk mendapatkan poin pada balapan Sprint Formula 2 yang berlangsung di Bahrain, Minggu (29/11). Start dari posisi ke-13, pebalap tim DAMS yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia, Pertamina dan BNI ini hanya mampu finis di posisi 14.
Bagi Sean hasil ini tentu tidak memuaskan dalam upaya comeback-nya setelah sempat absen di beberapa balapan karena cedera punggung. Dari sisi performa, Sean sebenarnya cukup baik. Namun, hasil balapan yang didapat tidak ideal karena masih dihantam beberapa kendala. (Baca Juga: Sembuh dari Cedera, Sean Gelael Kembali Turun Lintasan )
Pada Race 2 atau Sprint Race, Sean start dari P13 dan sudah ada di posisi nyaman untuk meraih angka, P8. Insiden yang melibatkan Callum Ilott (UNI Virtuosi Racing) dan Jehan Daruvala (Carlin) membuat lomba dinetralisir dengan Virtual Safety Car (VSC).
Sean dan rekan setimnya di DAMS, Dan Ticktum, yang belum goyah di delapam Besar itu tiba-tiba disuruh masuk pit untuk ganti ban. Tim DAMS pastilah beranggapan ban hard bila diganti medium akan menguntungkan.
Nyatanya tidak sama sekali. Justru strategi itu merugikan karena tidak semua pebalap mengambil opsi masuk pit di saat VSC, di mana pada Race 2 pit stop bukanlah sebuah kewajiban. (Baca Juga: Kecelakaan Horor Warnai Kemenangan Lewis Hamilton di GP Bahrain )
Bagi Sean hasil ini tentu tidak memuaskan dalam upaya comeback-nya setelah sempat absen di beberapa balapan karena cedera punggung. Dari sisi performa, Sean sebenarnya cukup baik. Namun, hasil balapan yang didapat tidak ideal karena masih dihantam beberapa kendala. (Baca Juga: Sembuh dari Cedera, Sean Gelael Kembali Turun Lintasan )
Pada Race 2 atau Sprint Race, Sean start dari P13 dan sudah ada di posisi nyaman untuk meraih angka, P8. Insiden yang melibatkan Callum Ilott (UNI Virtuosi Racing) dan Jehan Daruvala (Carlin) membuat lomba dinetralisir dengan Virtual Safety Car (VSC).
Sean dan rekan setimnya di DAMS, Dan Ticktum, yang belum goyah di delapam Besar itu tiba-tiba disuruh masuk pit untuk ganti ban. Tim DAMS pastilah beranggapan ban hard bila diganti medium akan menguntungkan.
Nyatanya tidak sama sekali. Justru strategi itu merugikan karena tidak semua pebalap mengambil opsi masuk pit di saat VSC, di mana pada Race 2 pit stop bukanlah sebuah kewajiban. (Baca Juga: Kecelakaan Horor Warnai Kemenangan Lewis Hamilton di GP Bahrain )
Lihat Juga :