Sembuh dari Cedera, Sean Gelael Kembali Turun Lintasan

loading...
Sembuh dari Cedera, Sean Gelael Kembali Turun Lintasan
Sembuh dari Cedera, Sean Gelael Kembali Turun Lintasan. Foto: Dok
SAKHIR - Setelah tiga bulan absen balapan akibat cedera, Sean Gelael dinyatakan sembuh dan siap bikin comeback. Pebalap Team Jagonya Ayam itu bakal ambil bagian pada dua seri terakhir F2: Bahrain GP akhir pekan ini dan Sakhir GP awal Desember 2020.

Sean mengalami cedera tulang belakang saat mengikuti seri di Catalunya, Spanyol, Agustus lalu. Beruntung cedera itu tak membuatnya harus naik meja operasi, namun dokter resmi FIA menyarankan dia istirahat total. (Baca Juga: Penyebab Sean Gelael Gagal Raih Poin di Feature Race F2 )

Sean memilih menjalani program pemulihannya di Jakarta. Selain dekat dengan keluarga, juga karena Eropa masih dalam status waspada akan penyebaran virus corona.

(Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024 )



Selama Sean absen membela tim DAMS, pebalap Estonia Juri Vips menjadi penggantinya untuk seri-seri Kejuaraan FIA Formula 2 di Belgia, Italia, Tuscany, dan Rusia.

Sean sendiri tak merasa tak sekadar ingin kembali ke lintasan balap. "Saya senang karena sudah pulih seratus persen. Dan saya ingin kembali membela DAMS di F2 untuk sebuah trofi. Saya tak mau mengakhiri musim dengan tanpa satu trofi pun di tangan," ujarnya.

Sementara terkait persiapan balapan di Bahrain, Sean mengaku ada cukup waktu untuk melakukannya. "Alhamdulillah pemulihan berjalan baik. Aktivitas fisik saya lakukan dengan berlatih renang, sepeda, dan terakhir mengasah insting balap dengan gokart," katanya.

Tim DAMS sendiri senang dengan kepastian Sean bisa berlaga lagi. "Kami sangat senang untuk menyatakan Sean Gelael bisa berlaga lagi pada dua putaran terakhir F2 di Bahrain. Dia sudah sembuh total dari cedera yang dialaminya di Barcelona. Terima kasih juga untuk Juri Vips yang telah menjadi pengganti Sean dan usahanya selama empat seri sangat fantastis," demikian bunyi rilis DAMS.

Walau dua seri F2 terakhir di Bahrain digelar di sirkuit yang sama, Sakhir, namun keduanya memakai layout berbeda. (Lihat Grafis: Selamat Jalan Diego Maradona )

Pada seri pertama menggunakan layout standar yang biasa digunakan untuk F1 dan F2 sepanjang 5,412 km. Sementara untuk seri kedua memakai layout bagian luar, yang lebih pendek (3,543 km) namun masuk kategori lebih cepat.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top