Ini Penjelasan Rusaknya Pagar Pembatas Akibat Diterjang Mobil Grosjean
Selasa, 01 Desember 2020 - 08:11 WIB
loading...
Standar keselamatan di Formula One (F1) mulai dipertanyakan setelah pagar pembatas di Sirkuit Internasional Sakhir, rusak diterjang mobil Romain Grosjean. Foto: reuters
A
A
A
SAKHIR - Standar keselamatan di Formula One (F1) tidak perlu diragukan lagi. Namun, itu mulai dipertanyakan setelah pagar pembatas di Sirkuit Internasional Sakhir, rusak diterjang mobil Romain Grosjean . Direktur Balap F1, Michael Masi menyebut kerusakan itu tidak bisa dihindarkan.
(Baca Juga: Sarat Pesan, Haas Dukung F1 Tayangkan Kecelakaan Grosjean )
Balapan di GP Bahrain sempat diwarnai drama menegangkan pada putaran pertama. Senggolan antara Grosjean dengan Daniil Kvyat, nyaris berakibat fatal. Jet darat pembalap asal Prancis itu menabrak pagar pembatas di sisi luar tikungan tiga dan langsung terbakar.
Ketegangan terjadi karena Grosjean tidak bisa langsung keluar dari lokasi kecelakaan. Mobilnya terbelah dua dan tersangkut di pagar pembatas. Lelaki berusia 34 tahun itu sempat terjebak kobaran api sekitar 30 detik sebelum berhasil keluar.
Setelah api dipadamkan, terlihat pagar pembatas rusak berat dan harus diganti. Menurut Michael Masi, kerusakan itu memang tidak terhindarkan. Sebab, ada dampak hantaman keras dari laju mobil milik Tim Haas F1 yang begitu kencang serta besarnya kobaran api.
“Melihat besarnya energi yang kami lihat, setelah menghampiri lokasi kejadian, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Kami akan melakukan investigasi menyeluruh atas insiden itu dan melihat apa yang bisa kami pelajari,” papar Masi, dikutip dari Motorsport.
“Tentu saja, energi yang besar itu harus dihentikan oleh sesuatu. Semua perangkat keselamatan berarti penting. Lihat saja mobilnya. Sel pelindung benar-benar mencegah sang pembalap dari bahaya,” lanjut pria berkebangsaan Australia itu.
(Baca Juga: Sarat Pesan, Haas Dukung F1 Tayangkan Kecelakaan Grosjean )
Balapan di GP Bahrain sempat diwarnai drama menegangkan pada putaran pertama. Senggolan antara Grosjean dengan Daniil Kvyat, nyaris berakibat fatal. Jet darat pembalap asal Prancis itu menabrak pagar pembatas di sisi luar tikungan tiga dan langsung terbakar.
Ketegangan terjadi karena Grosjean tidak bisa langsung keluar dari lokasi kecelakaan. Mobilnya terbelah dua dan tersangkut di pagar pembatas. Lelaki berusia 34 tahun itu sempat terjebak kobaran api sekitar 30 detik sebelum berhasil keluar.
Setelah api dipadamkan, terlihat pagar pembatas rusak berat dan harus diganti. Menurut Michael Masi, kerusakan itu memang tidak terhindarkan. Sebab, ada dampak hantaman keras dari laju mobil milik Tim Haas F1 yang begitu kencang serta besarnya kobaran api.
“Melihat besarnya energi yang kami lihat, setelah menghampiri lokasi kejadian, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Kami akan melakukan investigasi menyeluruh atas insiden itu dan melihat apa yang bisa kami pelajari,” papar Masi, dikutip dari Motorsport.
“Tentu saja, energi yang besar itu harus dihentikan oleh sesuatu. Semua perangkat keselamatan berarti penting. Lihat saja mobilnya. Sel pelindung benar-benar mencegah sang pembalap dari bahaya,” lanjut pria berkebangsaan Australia itu.
Lihat Juga :