Kompany Tidak Senang Dibandingkan dengan Pep Guardiola

Rabu, 02 Desember 2020 - 23:55 WIB
loading...
Kompany Tidak Senang...
Vincent Kompany./foto/sportbible.com
A A A

BRUSSELS - Vincent Kompany telah mengungkapkan rasa frustrasinya karena terus-menerus dibandingkan dengan mantan bosnya Pep Guardiola . Pelatih asal Belgia tersebut mengatakan bahwa tim yang ditanganinya saat ini, Anderlecht tidak akan pernah menjadi Manchester City (Man City).

Seperti diketahui, Kompany kembali ke Anderlecht klub tempat kariernya dimulai tahun lalu setelah menjalani 11 musim (2008-2019) yang sukses di Man City, termasuk tiga musim bermain di bawah asuhan Guardiola. Sempat berperan sebagai pemain-pelatih, Kompany mulai mengambil peran pelatih kepala Anderlecht setelah pensiun dari sepak bola profesional pada Agustus tahun ini.

Kinerjanya membawa tim menempati urutan ketujuh di Liga Pro Jupiler Belgia setelah menang lima kali, seri tujuh dan kalah dua dari 14 pertandingan sepanjang musim ini. Tidak dapat disangkal, gaya permainan Anderlecht disebut-sebut mirip dengan kepelatihan Guardiola. Hal itu membuat Kompany kesal. Dia mengatakan Anderlecht memiliki filosofi permainan sepak bola tersendiri sehingga terlalu jauh untuk disamakan dengan filosofi Guardiola.

"Anda harus berhenti membandingkan dengan Guardiola karena saya tidak datang ke sini untuk mengatakan bahwa Anderlecht akan menjadi Man City. Saya tidak pernah mengatakannya tetapi itu akan menempel di kulit saya bahkan jika saya tidak pernah mengatakannya. Itu menggangguku karena kami terlalu dekat dengan Guardiola karena itu sama sekali tidak dapat diakses. Itu membuat kami terlihat seperti klub yang naif,” kata Kompany dalam wawancaranya dengan elevensports.

Menurutnya, orang-orang sangat senang berbicara tentang mereproduksi apa pun. Kompany mengatakan bahwa Guardiola sebenarnya juga mengambil ilmu dari Johan Cruyff ketika di Barcelona tetapi itu tidak pernah dibahas. Dia menilai hanya karena Guardiola meraih banyak kesuksesan, semua pelatih dan klub ingin menerapkan permainan serupa. Pelatih berusia 34 tahun tersebut mengungkapkan sangat menghormati Guardiola dan tidak ingin berkomentar lebih jauh.

BacaJuga: Manchester City Gagal Menang, Guardiola Malah Puji Foden

Tetapi, Kompany menegaskan Anderlecht akan tumbuh dan berkembang dengan filosofi sepakbolanya sendiri. Itu menjadi fokus utamanya. “Dalam sepak bola selalu seperti itu. Saat Guardiola menang, semua orang pasti ingin bermain seperti dia. Ini seperti agama, yang satu ingin membuktikan bahwa itu benar tentang segala hal dan yang lain ingin membuktikan bahwa itu salah tentang segala hal. Tidak ada kebenaran mutlak. Saya tahu cara bermain dan prinsip yang sesuai dengan sejarah Anderlecht. Ini tidak boleh dilupakan,” tegas Kompany

Kompany berharap dapat meraih kesuksesan dengan kemampuannya sendiri. Dia bertekad membuktikan kemampuannya di Anderlecht. Tugas utamanya adalah membawa juara Liga Belgia 34 kali tersebut meraih hasil bagus musim ini. Anderlecht tidak berpartisipasi dalam kompetisi Eropa musim lalu untuk pertama kalinya dalam 56 tahun. Mereka finish di urutan kedelapan ketika Liga Pro Belgia dihentikan bulan Maret lalu.
(ruf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
Erling Haaland Cetak...
Erling Haaland Cetak Sejarah, Raih Sepatu Emas Liga Inggris untuk Ketiga Kalinya
Pep Guardiola Pamit...
Pep Guardiola Pamit ke Fans Manchester City: Kenapa Kalian Sangat Mencintaiku?
Pep Guardiola Tinggalkan...
Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City setelah 10 Tahun Penuh Trofi
London Utara Pecah!...
London Utara Pecah! Fans Arsenal Turun ke Jalan Rayakan Gelar Liga Inggris
Arsenal Akhirnya Juara...
Arsenal Akhirnya Juara Liga Inggris, Penantian 22 Tahun Berakhir
Manchester City Gandeng...
Manchester City Gandeng Perusahaan Minuman untuk Perluas Pasar di Asia Tenggara
Riwayat Pendidikan Pep...
Riwayat Pendidikan Pep Guardiola, Pelatih Manchester City yang Dapat Gelar Doktor dari University of Manchester
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Special Bola
Arsenal Buru Bintang...
Liga Italia
Arsenal Buru Bintang AS Roma Seharga 50 Juta Euro, Nico Paz Bertahan di Como
Resmi! Real Madrid Rekrut...
Liga Spanyol
Resmi! Real Madrid Rekrut Bernardo Silva hingga Tahun 2028
Suporter Timnas Inggris...
Bola Dunia
Suporter Timnas Inggris Terancam Diusir dari Stadion Piala Dunia 2026 jika Melanggar Dua Aturan Ini!
Rekomendasi
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Berita Terkini
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
10 Pemain Tersubur dalam...
10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia: Lionel Messi Naik Takhta!
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved