Jack Miller Berpeluang Besar Jadi Rider Ducati
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Tardozzi masih memiliki keinginan untuk tetap mempertahankan Dovizioso sebagai pembalap utama. Namun, dia mengatakan keputusan ini harus melibatkan semua pihak, termasuk bos Ducati Gigi Dall’Igna yang menjadi orang paling penting dalam pemilihan pembalap untuk timnya. (Baca juga: Ini Syarat Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP)
"Saya pikir ini adalah kepentingan semua orang untuk sampai pada kesimpulan yang positif," jawab Tardozzi. “Saya bukan orang yang melakukan negosiasi, itu ada di tangan Dall'Igna, yang tahu segalanya dan apa yang harus dilakukan. Saya pikir Andrea memiliki kesempatan untuk melanjutkan dengan Ducati," sambungnya.
Performa Dovizioso sebenarnya mengalami penurunan pada balapan MotoGP 2019. Dia hanya mencatatkan dua kemenangan atau menurun dibandingkan pada 2017 dengan enam kemenangan dan pada 2018 naik podium pertama sebanyak 4 kali. Namun, ketiga hasil itu menempatkan dirinya menjadi runner-up di klasemen pembalap atau hanya kalah dari rider Repsol Honda Marc Marquez.
Namun, Tardozzi tetap yakin Dovizioso bakal bangkit dan bisa mencetak gelar juara dunia bersama Ducati, meski reputasi sedang terpuruk.
"Andrea adalah pembalap yang diremehkan dan anak emas. Dia diremehkan karena dia bukan manusia media sosial dan orang yang ingin muncul dengan cara apa pun. (Yaitu) Bukan kebetulan dia menjadi runner-up kejuaraan dunia tiga kali di belakang pembalap seperti Marc Marquez. Jadi, mereka yang merendahkannya tidak mengerti sepeda motor. Saya pikir dia bernilai lebih dari yang pernah dia tunjukkan," ungkapnya. (Raikhul Amar)
"Saya pikir ini adalah kepentingan semua orang untuk sampai pada kesimpulan yang positif," jawab Tardozzi. “Saya bukan orang yang melakukan negosiasi, itu ada di tangan Dall'Igna, yang tahu segalanya dan apa yang harus dilakukan. Saya pikir Andrea memiliki kesempatan untuk melanjutkan dengan Ducati," sambungnya.
Performa Dovizioso sebenarnya mengalami penurunan pada balapan MotoGP 2019. Dia hanya mencatatkan dua kemenangan atau menurun dibandingkan pada 2017 dengan enam kemenangan dan pada 2018 naik podium pertama sebanyak 4 kali. Namun, ketiga hasil itu menempatkan dirinya menjadi runner-up di klasemen pembalap atau hanya kalah dari rider Repsol Honda Marc Marquez.
Namun, Tardozzi tetap yakin Dovizioso bakal bangkit dan bisa mencetak gelar juara dunia bersama Ducati, meski reputasi sedang terpuruk.
"Andrea adalah pembalap yang diremehkan dan anak emas. Dia diremehkan karena dia bukan manusia media sosial dan orang yang ingin muncul dengan cara apa pun. (Yaitu) Bukan kebetulan dia menjadi runner-up kejuaraan dunia tiga kali di belakang pembalap seperti Marc Marquez. Jadi, mereka yang merendahkannya tidak mengerti sepeda motor. Saya pikir dia bernilai lebih dari yang pernah dia tunjukkan," ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :