Kinerja Lorenzo di Portugal Dikritik, Bradl: Kondisinya Tak Baik

loading...
Kinerja Lorenzo di Portugal Dikritik, Bradl: Kondisinya Tak Baik
Penampilan Jorge Lorenzo mendapat kritik saat menjalani tes resmi MotoGP di Portugal/Foto/GPOne.com
AALST - Pembalap penguji Honda Stefan Bradl membela penampilan Jorge Lorenzo saat menjalani tes resmi MotoGP di Portugal. Lorenzo mendapat banyak kritik karena tampil buruk, namun Bradl percaya Lorenzo punya kualitas.

Lorenzo tampil buruk saat menjalani tes resmi MotoGP 2020 di Sirkuit Portimao, Portugal, beberapa waktu lalu. Dalam tes itu, Lorenzo mencatatkan waktu terburuk dari test rider lain. (Baca juga: Marc Marquez Ternyata Sempat Remehkan Adiknya di MotoGP 2020 ).

Hasil ini pun dinilai jadi penyebab kontrak Lorenzo sebagai test rider Yamaha tak diperpanjang. Dia berpisah lagi dengan Yamaha pada akhir MotoGP 2020.

Sebagai gantinya, Yamaha memilih merekrut Cal Crutchlow untuk mengisi tempat sebagai test rider. Pembalap asal Inggris itu akan mulai menjalani pekerjaannya pada MotoGP 2021. (Baca juga: Lewis Hamilton Absen, Balapan Pemungkas F1 2020 Makin Panas ).



Bradl yang lebih dahulu menjalani pekerjaan sebagai test rider pun menganalisis penyebab Lorenzo gagal tampil apik. Menurutnya, hal itu terjadi karena Lorenzo tak berada dalam kondisi terbaiknya saat menjalani tes tersebut.

Bradl menduga sang juara dunia tiga kali MotoGP itu sudah cukup lama tak berlatih. Meski hanya menjadi seorang test rider, dia menegaskan bahwa penting untuk tetap menjalani latihan agar ketika dibutuhkan kinerja terbaik bisa ditunjukkan.
(Baca juga: Terungkap, Penyebab Valentino Rossi Terpuruk di MotoGP 2020 ).

“Jelas, dia (Lorenzo) tidak dalam kondisi yang baik dalam tes Portimao. Tapi dari mana asalnya? Saya tidak tahu sudah berapa bulan dia tidak naik motor,” ujar Bradl, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Jumat (4/12/2020).



“Ini seperti atlet olahraga lainnya. Anda harus berlatih. Anda tidak bisa melakukannya tanpa latihan. Kami tidak perlu memperdebatkan hal ini karena pria itu adalah juara dunia lima kali,” lanjutnya.

“Dia bisa mengemudi dengan cepat. Mungkin motivasinya sebagai test rider tidak sebesar dulu. Saya tidak tahu. Saya tidak ingin memberi pendapat tentang ini. Saya tidak tahu apa yang akan dia lakukan di masa depan. Apakah dia hanya akan menikmati hidup atau kembali ke paddock,” ujar Bradl.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top