Tanpa Hamilton, Pertarungan di GP Sakhir Bakal Lebih Menarik
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Verstappen menilai absennya Hamilton tidak mempengaruhi peluang Red Bull Racing memenangkan balapan di Sakhir. Dia mengaku ragu bisa merebut kemenangan di balapan nanti. Meski tak ada Hamilton, Mercedes masih memiliki Bottas dan Russell yang pasti ingin membuktikan diri di timnya. (Baca juga: Saat Pandemi, Cek Kesehatan Bisa Dilakukan dari Rumah)
“Tidak ada Hamilton tetapi masih ada Bottas dan Russell yang mengemudikan mobil tercepat di lintasan. Jadi masih akan sangat berat dan tidak mudah, apalagi dengan layout sirkuit yang akan dihadapi. Waktu putaran akan sangat dekat dengan pembalap di belakang kami. Saya tidak berharap akan mudah di balapan nanti,” ucap Verstappen.
Pada race yang akan kembali berlangsung di Sirkuit Sakhir itu, sedikit berbeda dengan saat balapan GP Bahrain, akhir pekan lalu. Kali ini, waktu putaran akan lebih pendek 54 detik dari sebelumnya. Bahkan, para pembalap hanya menginjak rem empat kali di setiap lap-nya. Menurut Verstappen, sirkuit ini benar-benar tidak biasa jika dilihat dari standar F1.
“Saya pikir ini jelas merupakan tata letak yang berdiri sendiri. Ini cukup berpasir dan tidak banyak digunakan daerah itu. Tapi ini tantangan baru, berbeda, jadi mari kita lihat manfaatnya. Banyak zona akselerasi di lintasan, tim diharapkan menjalankan pengaturan gaya downforce lebih rendah seperti balapan di Monza,” ungkapnya. (Lihat videonya: Tips Menjaga kebersihan Rumah dari Percikan Droplet dan Virus)
Verstappen berharap bisa merebut kemenangan di balapan nanti. Apalagi, dia sedang berusaha mengakhiri musim sebagai runner-up klasemen pembalap F1 2020 . Saat ini, pembalap asal Belanda itu berada di posisi ketiga dengan memiliki 189 poin atau berselisih 12 angka dari Bottas yang menempati peringkat kedua. (Raikhul Amar)
“Tidak ada Hamilton tetapi masih ada Bottas dan Russell yang mengemudikan mobil tercepat di lintasan. Jadi masih akan sangat berat dan tidak mudah, apalagi dengan layout sirkuit yang akan dihadapi. Waktu putaran akan sangat dekat dengan pembalap di belakang kami. Saya tidak berharap akan mudah di balapan nanti,” ucap Verstappen.
Pada race yang akan kembali berlangsung di Sirkuit Sakhir itu, sedikit berbeda dengan saat balapan GP Bahrain, akhir pekan lalu. Kali ini, waktu putaran akan lebih pendek 54 detik dari sebelumnya. Bahkan, para pembalap hanya menginjak rem empat kali di setiap lap-nya. Menurut Verstappen, sirkuit ini benar-benar tidak biasa jika dilihat dari standar F1.
“Saya pikir ini jelas merupakan tata letak yang berdiri sendiri. Ini cukup berpasir dan tidak banyak digunakan daerah itu. Tapi ini tantangan baru, berbeda, jadi mari kita lihat manfaatnya. Banyak zona akselerasi di lintasan, tim diharapkan menjalankan pengaturan gaya downforce lebih rendah seperti balapan di Monza,” ungkapnya. (Lihat videonya: Tips Menjaga kebersihan Rumah dari Percikan Droplet dan Virus)
Verstappen berharap bisa merebut kemenangan di balapan nanti. Apalagi, dia sedang berusaha mengakhiri musim sebagai runner-up klasemen pembalap F1 2020 . Saat ini, pembalap asal Belanda itu berada di posisi ketiga dengan memiliki 189 poin atau berselisih 12 angka dari Bottas yang menempati peringkat kedua. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :