Pesona Elif Karaarslan, Wasit Aduhai yang Bermimpi Pimpin El Clasico
Minggu, 06 Desember 2020 - 02:05 WIB
loading...
A
A
A
Sayang, mimpinya melanjutkan karier sebagai pesepak bola wanita kandas karena cedera parah. Meski demikian, Elif tidak bisa jauh lapangan hijau. Hasrat ini yang membuat dara berusia 20 tahun itu akhirnya banting setir jadi wasit.
“Saat saya bermain di tim sepak bola wanita Besiktas, ligamen anterior saya sobek saat latihan. Saya baru berusia 16 tahun saat itu. Tetapi saya tahu tidak bisa menjauh dari lapangan sepak bola,” tuturnya mengisahkan.
“Suatu hari, saya melihat foto seorang wasit sepak bola wanita Brasil. Sikapnya di lapangan bagus dan caranya memimpin sangat baik. Saya berpikir, ‘Mengapa tidak? saya juga bisa melakukannya’,” lanjutnya.
Kini Elif sudah menjadi salah satu wasit profesional yang diakui Federasi Sepak Bola Turki (TFF). Dia kerap dipercaya menjadi hakim garis. Wanita yang mengidolakan Zinedine Zidane itu punya mimpi suatu saat nanti bisa memimpin pertandingan-pertandingan besar Eropa, salah satunya El Clasico.
“Suatu malam, saya bermimpi menjadi asisten wasit pertama derbi Besiktas melawan Galatasaray di Vodafone Park. Saya masih ingat kegembiraan dan kebahagiaan ketika bangun,” kata dia.
“Saat saya bermain di tim sepak bola wanita Besiktas, ligamen anterior saya sobek saat latihan. Saya baru berusia 16 tahun saat itu. Tetapi saya tahu tidak bisa menjauh dari lapangan sepak bola,” tuturnya mengisahkan.
“Suatu hari, saya melihat foto seorang wasit sepak bola wanita Brasil. Sikapnya di lapangan bagus dan caranya memimpin sangat baik. Saya berpikir, ‘Mengapa tidak? saya juga bisa melakukannya’,” lanjutnya.
Kini Elif sudah menjadi salah satu wasit profesional yang diakui Federasi Sepak Bola Turki (TFF). Dia kerap dipercaya menjadi hakim garis. Wanita yang mengidolakan Zinedine Zidane itu punya mimpi suatu saat nanti bisa memimpin pertandingan-pertandingan besar Eropa, salah satunya El Clasico.
“Suatu malam, saya bermimpi menjadi asisten wasit pertama derbi Besiktas melawan Galatasaray di Vodafone Park. Saya masih ingat kegembiraan dan kebahagiaan ketika bangun,” kata dia.
Lihat Juga :