Brno Mundur, Peluang Indonesia Tuan Rumah MotoGP 2021 Menguat
Rabu, 09 Desember 2020 - 14:00 WIB
loading...
Dewan Kota Brno menyatakan mundur sebagai tuan rumah MotoGP 2021 di Sirkuit Automotodrom.
A
A
A
BRNO - Peluang Indonesia menggelar balapan MotoGP 2021 kembali menguat. Brno yang digadang-gadang menggelar satu seri di Eropa memutuskan mundur sebagai tuan rumah kejuaraan balap motor paling bergengsi tersebut lantaran terkendala masalah finansial.
Harapan promotor MotoGP untuk kembali menggelar balapan di sirkuit Automotodrom yang sudah menjadi tuan rumah sejak 1987 itu sirna. Penyebabnya, Dewan Kota Brno menyatakan tidak mampu membiayai perbaikan lintasan yang membutuhkan dana sekitar 3,8 juta Euro atau setara Rp65 miliar.
Baca juga : Dua Atlet Cantik Ini Dinobatkan sebagai Petenis Terbaik WTA
“Anggota Dewan setuju balapan MotoGP tidak akan berlangsung di Brno pada 2021 sehubungan dengan keadaan dan kegagalan untuk memasukkan acara itu dalam kalender resmi,” jelas pernyataan Dewan Kota Brno dilansir France24.
Dewan Kota beralasan, perbaikan tidak bisa dilakukan jika sepenuhnya ditanggung Kota Brno. Di sisi lain, Dorna Sports enggan memotong biaya 9 juta euro untuk menjadi tuan rumah balapan dan pemerintah Ceko tidak akan meningkatkan kontribusi karena anggaran sepenuhnya digunakan untuk penanganan Covid-19 .
Harapan promotor MotoGP untuk kembali menggelar balapan di sirkuit Automotodrom yang sudah menjadi tuan rumah sejak 1987 itu sirna. Penyebabnya, Dewan Kota Brno menyatakan tidak mampu membiayai perbaikan lintasan yang membutuhkan dana sekitar 3,8 juta Euro atau setara Rp65 miliar.
Baca juga : Dua Atlet Cantik Ini Dinobatkan sebagai Petenis Terbaik WTA
“Anggota Dewan setuju balapan MotoGP tidak akan berlangsung di Brno pada 2021 sehubungan dengan keadaan dan kegagalan untuk memasukkan acara itu dalam kalender resmi,” jelas pernyataan Dewan Kota Brno dilansir France24.
Dewan Kota beralasan, perbaikan tidak bisa dilakukan jika sepenuhnya ditanggung Kota Brno. Di sisi lain, Dorna Sports enggan memotong biaya 9 juta euro untuk menjadi tuan rumah balapan dan pemerintah Ceko tidak akan meningkatkan kontribusi karena anggaran sepenuhnya digunakan untuk penanganan Covid-19 .
Lihat Juga :