Plt Sekjen PSSI hanya Sebagai Administratif, Bukan Pengambil Kebijakan Strategis
Selasa, 12 Mei 2020 - 20:46 WIB
loading...
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Yunus Nusi. (Foto/SINDOnews/Dok)
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Komjen Pol (Purn) Mochammad Iriawan (Iwan Bule) mengangkat Yunus Nusi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Yunus menggantikan Ratu Tisha Destria.
Pengangkatan itu menuai kontroversial dikalangan pengurus PSSI. Diangkatnya Yunus sebagai plt sekjen tentu ingin membantu tugas-tugas Ketua Umum Iwan Bule, terutama dalam administratif.
Menurut Pengamat Sepakbola yang juga mantan Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Hifni Hasan, memang posisi Sekjen PSSI saat ini dalam keadaaan kosong. Ia melihat, saat ini kinerja PSSI memang ada sedikit persoalan.
“Tapi, sudahlah, itu sudah menjadi keputusannya Ketua Umum (PSSI) dan exco sudah menunjuk saudara Yunus Nusi untuk menjadi Plt Sekjen (PSSI),” ujar Hifni Hasan, Selasa (12/5/2020) di Jakarta.
Ia mengatakan, seharusnya peran Plt Sekjen amat sentral pada masa pandemik virus corona (Covid-19) saat ini, karena banyak persoalan yang ditinggalkan oleh pengurus sebelumnya dan harus diperbaiki secara perlahan oleh Plt Sekjen.“Karena, saya melihat tidak satu visi didalam tubuh PSSI itu sendiri,” ujar Hifni. (BACA JUGA: Wenger Prediksi Mbappe dan Neymar Bakal Runtuhkan Duopoli Messi-Ronaldo)
“Nah ini yang menjadi kendala, apakah dia bisa menjalankan itu. Karena fungsinya Plt Sekjen itu internal sebenarnya, bukan mengurusi exco. Nah sekarang yang menjadi persoalan bukan internalnya, kalau saya lihat, tapi hubungan antara exco dengan sesama exco lainnya, itu yang tidak bisa dikerjakan oleh seorang Yunus Nusi, tapi harus ada tim work atau Ketua Umum yang langsung terjun untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelas Hifni.
Pengangkatan itu menuai kontroversial dikalangan pengurus PSSI. Diangkatnya Yunus sebagai plt sekjen tentu ingin membantu tugas-tugas Ketua Umum Iwan Bule, terutama dalam administratif.
Menurut Pengamat Sepakbola yang juga mantan Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Hifni Hasan, memang posisi Sekjen PSSI saat ini dalam keadaaan kosong. Ia melihat, saat ini kinerja PSSI memang ada sedikit persoalan.
“Tapi, sudahlah, itu sudah menjadi keputusannya Ketua Umum (PSSI) dan exco sudah menunjuk saudara Yunus Nusi untuk menjadi Plt Sekjen (PSSI),” ujar Hifni Hasan, Selasa (12/5/2020) di Jakarta.
Ia mengatakan, seharusnya peran Plt Sekjen amat sentral pada masa pandemik virus corona (Covid-19) saat ini, karena banyak persoalan yang ditinggalkan oleh pengurus sebelumnya dan harus diperbaiki secara perlahan oleh Plt Sekjen.“Karena, saya melihat tidak satu visi didalam tubuh PSSI itu sendiri,” ujar Hifni. (BACA JUGA: Wenger Prediksi Mbappe dan Neymar Bakal Runtuhkan Duopoli Messi-Ronaldo)
“Nah ini yang menjadi kendala, apakah dia bisa menjalankan itu. Karena fungsinya Plt Sekjen itu internal sebenarnya, bukan mengurusi exco. Nah sekarang yang menjadi persoalan bukan internalnya, kalau saya lihat, tapi hubungan antara exco dengan sesama exco lainnya, itu yang tidak bisa dikerjakan oleh seorang Yunus Nusi, tapi harus ada tim work atau Ketua Umum yang langsung terjun untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelas Hifni.
Lihat Juga :