Penyesalan Inzaghi Setelah Lazio Lolos 16 Besar Liga Champions
Rabu, 09 Desember 2020 - 21:21 WIB
loading...
simone Inzaghi./foto/istimewa
A
A
A
ROMA - Simone Inzaghi mengklaim lolosnya SS Lazio ke babak 16 besar Liga Champions sama nilainya dengan sebuah trofi. Kegembiraan begitu dirasakan pelatih 44 tahun tersebut usai Biancocelesti memastikannya lewat menahan 2-2 oleh Club Brugge pada pertandingan pamungkas Grup F, di Stadio Olimpico, Rabu (9/12).Tapi ada penyesalan dirasakan Inzaghi setelah timnya lolos.
Dua gol Lazio disumbangkan Joaquin Correa (12) dan Ciro Immobile (27 pen). Sedangkan dua gol Brugge dicetak Ruud Vormer (16) dan Hans Vanaken (76). Hasil imbang sudah cukup bagi Lazio untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun atau sejak musim 1999/00. Lazo finis di urutan kedua klasemen akhir Grup F dengan koleksi 10 poin.
Baca Juga: Penantian 20 Tahun, Lazio Kembali ke Fase Gugur Liga Champions
Itu sekaligus membuktikan bahwa Lazio sangat serius berjuang di Liga Champions setelah absen sejak musim 2007/2008. Lazio merupakan wakil Italia kedua yang melaju ke babak 16 besar selain Juventus. Karenanya, sangatlah wajar jika Inzaghi begitu bersuka cita. Dia menilai timnya pantas lolos lantaran menunjukkan performa bagus dan terus bekerja keras. Sepanjang fase Grup, Lazio tidak terkalahkan (dua menang, empat imbang).
Begitu bernilainya Liga Champions membuat Inzaghi sampai menganggap keberhasilan lolosnya Lazio ke 16 besar sama pentingnya dengan trofi. Secara khusus, adik kandung mantan penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi tersebut mendedikasikan keberhasilan timnya kepada fans. Inzaghi bertekad mempertahankan konsistensi I Biancocelesti saat menjamu Hellas Verona di Seri A, Minggu (13/12).
Dua gol Lazio disumbangkan Joaquin Correa (12) dan Ciro Immobile (27 pen). Sedangkan dua gol Brugge dicetak Ruud Vormer (16) dan Hans Vanaken (76). Hasil imbang sudah cukup bagi Lazio untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun atau sejak musim 1999/00. Lazo finis di urutan kedua klasemen akhir Grup F dengan koleksi 10 poin.
Baca Juga: Penantian 20 Tahun, Lazio Kembali ke Fase Gugur Liga Champions
Itu sekaligus membuktikan bahwa Lazio sangat serius berjuang di Liga Champions setelah absen sejak musim 2007/2008. Lazio merupakan wakil Italia kedua yang melaju ke babak 16 besar selain Juventus. Karenanya, sangatlah wajar jika Inzaghi begitu bersuka cita. Dia menilai timnya pantas lolos lantaran menunjukkan performa bagus dan terus bekerja keras. Sepanjang fase Grup, Lazio tidak terkalahkan (dua menang, empat imbang).
Begitu bernilainya Liga Champions membuat Inzaghi sampai menganggap keberhasilan lolosnya Lazio ke 16 besar sama pentingnya dengan trofi. Secara khusus, adik kandung mantan penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi tersebut mendedikasikan keberhasilan timnya kepada fans. Inzaghi bertekad mempertahankan konsistensi I Biancocelesti saat menjamu Hellas Verona di Seri A, Minggu (13/12).
Lihat Juga :