Pemain Basaksehir Konon Diperintah Erdogan untuk Tinggalkan Lapangan
Kamis, 10 Desember 2020 - 02:30 WIB
loading...
Teka-teki mengapa duel Istanbul Basaksehir kontra Paris Saint Germain (PSG) di Liga Champions sampai ditinggalkan akhirnya terkuak. Foto: reuters
A
A
A
PARIS - Teka-teki mengapa duel Istanbul Basaksehir kontra Paris Saint Germain (PSG) di Liga Champions sampai ditinggalkan akhirnya terkuak. Disebutkan setelah terjadi insiden rasis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memerintahkan armada Okan Buruk untuk tidak kembali ke lapangan.
(Terkait Insiden PSG vs Basaksehir, Coltescu Tegaskan Tidak Pernah Lakukan Rasisme)
Jurnalis Sky Sport Italia, Alessandro Alciato melaporkan pertandingan antara PSG dan Basaksehir yang berlangsung di Parc des Princes tidak dilanjutkan dan ditinggalkan setelah adanya panggilan telepon dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Laporan tersebut mengungkapkan seorang pemain Basaksehir pergi kepada skuad PSG untuk mengatakan bahwa orang nomor satu di Turki telah memerintahkan mereka untuk tidak kembali ke lapangan.
Ini terjadi setelah offisial keempat Sebastian Coltescu dilaporkan menyebut asisten Basaksehir, Pierre Webo 'pria kulit hitam ini'. Basaksehir menuding Coltescu menggunakan bahasa itu untuk merujuk kepada Webo.
(Terkait Insiden PSG vs Basaksehir, Coltescu Tegaskan Tidak Pernah Lakukan Rasisme)
Jurnalis Sky Sport Italia, Alessandro Alciato melaporkan pertandingan antara PSG dan Basaksehir yang berlangsung di Parc des Princes tidak dilanjutkan dan ditinggalkan setelah adanya panggilan telepon dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Laporan tersebut mengungkapkan seorang pemain Basaksehir pergi kepada skuad PSG untuk mengatakan bahwa orang nomor satu di Turki telah memerintahkan mereka untuk tidak kembali ke lapangan.
Ini terjadi setelah offisial keempat Sebastian Coltescu dilaporkan menyebut asisten Basaksehir, Pierre Webo 'pria kulit hitam ini'. Basaksehir menuding Coltescu menggunakan bahasa itu untuk merujuk kepada Webo.
Lihat Juga :