Sambut Piala Dunia U-20, Kemenpora-PSSI Gelar Kompetisi Juggling
Kamis, 10 Desember 2020 - 21:43 WIB
loading...
Pembukaan kompetisi juggling di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (10/12/2020).
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka menyambut Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia, Kemenpora dan PSSI menggelar kompetisi juggling di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (10/12/2020).
Kemenpora yang diwakili Deputi IV Chandra Bhakti mengatakan jika kegiatan ini merupakan implementasi dari Inpres Nomor 3/2019.
"Merujuk pada Inpres Nomor 3/2019, kami mengadakan salah satu kegiatan kompetisi juggling untuk pemain muda. Kami memotivasi adik-adik agar tetap semangat berolahraga khususnya sepak bola. Karena kami tahu juggling merupakan salah satu teknik dasar sepak bola,” ujarnya, Kamis (10/12/2020).
Baca juga : Tim V League Doyan Impor Pemain, Timnas Vietnam Kekurangan Striker
Sebelumnya, kompetisi bertajuk Youth Fun Juggling ini sudah digelar disejumlah kota mulai dari Bali, Sidoarjo, Solo, dan Ogan Ilir. Tercatat total peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai 11 ribu orang.
Chandra menjelaskan, kompetisi ini digelar di enam provinsi di mana setiap daerah diwakili enam kabupaten/kota. Untuk mengatasi membludaknya peminat, jumlah peserta dibatasi hanya 230 orang.
Baca juga : Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions, Lukaku Diserang Fans
Kemenpora yang diwakili Deputi IV Chandra Bhakti mengatakan jika kegiatan ini merupakan implementasi dari Inpres Nomor 3/2019.
"Merujuk pada Inpres Nomor 3/2019, kami mengadakan salah satu kegiatan kompetisi juggling untuk pemain muda. Kami memotivasi adik-adik agar tetap semangat berolahraga khususnya sepak bola. Karena kami tahu juggling merupakan salah satu teknik dasar sepak bola,” ujarnya, Kamis (10/12/2020).
Baca juga : Tim V League Doyan Impor Pemain, Timnas Vietnam Kekurangan Striker
Sebelumnya, kompetisi bertajuk Youth Fun Juggling ini sudah digelar disejumlah kota mulai dari Bali, Sidoarjo, Solo, dan Ogan Ilir. Tercatat total peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai 11 ribu orang.
Chandra menjelaskan, kompetisi ini digelar di enam provinsi di mana setiap daerah diwakili enam kabupaten/kota. Untuk mengatasi membludaknya peminat, jumlah peserta dibatasi hanya 230 orang.
Baca juga : Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions, Lukaku Diserang Fans
Lihat Juga :