KONI Sulsel Target Peringkat 10 di PON Papua 2021

Senin, 14 Desember 2020 - 11:17 WIB
loading...
KONI Sulsel Target Peringkat...
Ellong Tjandra mengenakan ID peserta pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, asisten pelatih dan mekanik cabang olahraga se-Sulsel di salah satu hotel di Kota Makassar hari Senin (11/12/2020). Foto: KONI Sulsel
A A A
MAKASSAR - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulsel, Ellong Tjandra optimistis, kontingen Sulsel dapat meraih hasil menggembirakan PON Papua 2021 . Bahkan ia percaya, Sulsel bisa menembus peringkat 10 di ajang empat tahunan itu, seperti target yang dicanangkan.

Hal itu disampaikan Ellong saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, asisten pelatih dan mekanik cabang olahraga se-Sulsel di salah satu hotel di Kota Makassar hari Senin (14/12/2020).

Baca juga: Rapat Anggota Virtual, Ketua KONI Semangati Pengurus KONI Sulsel

"Kita (Sulsel) pernah ranking 7, ranking 6 bahkan ranking 4 menggeser posisi Provinsi Jawa Barat di tahun 1984 dan saat itu saya adalah pelaku yang menjadi saksi Provinsi Sulsel meraih ranking di posisi 4," katanya.

Menurutnya, target Sulsel masuk jajaran 10 besar itu sebagai bentuk komitmen KONI Sulsel atas harapan Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah . Di mana, Gubernur berharap agar prestasi Sulsel meningkat di PON Papua 2021 .

Pada PON 19 Jawa Barat 2016 lalu, Sulsel meraih peringkat 12, pada PON 18 di Riau tahun 2012, Sulsel meraih peringkat 7. Sementara pada PON 17 di Kaltim tahun 2008, Sulsel peringkat 6. Lalu pada PON 16 di Kota Palembang tahun 2004, Sulsel meraih peringkat 10.

Baca juga: Pordasi Pastikan Cabang Berkuda Absen di PON Tahun Depan

Di hadapan pelatih, asisten pelatih dan mekanik, Ellong berharap kontingen Sulsel berjuang maksimal demi target peringkat 10. Menurut mantan Dirut Bank Sulselbar ini, pada PON Papua, arenanya akan berbeda dengan PON sebelumnya. Atlet Sulsel tak hanya berhadapan dengan sesama atlet dari daerah lain, namun juga akan melawan penyakit malarian, Covid-19 dan kelompok bersenjata yang bisa mengancam nyawa atlet itu sendiri.

"ini PON prestasi tapi ngeri-ngeri sedap, jika melihat kondisi terkini Papua yang agak mengkhawatirkan. Tapi saya optimis dengan jaminan keamanan dari Pemerintah Provinsi Papua dan aparat TNI-Polri yang akan mengawal jalannya PON tanpa gangguan." katanya.

Pelatihan peningkatan kapasitas ini dikhususkan bagi pelatih, asisten pelatihan dan mekanik yang terdaftar dan terlibat dalam PON XX Papua, terdiri dari 47 pelatih, tujuh asisten pelatih dan 9 orang mekanik.

Baca juga: Puluhan Atlet Mulai Jalani Rapid Test di Kantor KONI Sulsel

Kegiatan yang dihelat di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam ini tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan pengukuran suhu tubuh, memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Dalam pelatihan ini, KONI Sulsel tak hanya menghadirkan narasumber dari Bimbingan dan Prestasi KONI Sulsel , yakni Prof Andi Ihsan dan Syamsuddin Umar, namun 2 narasumber utama dari Kementerian Pemuda dan Olahraga , Robby Sudrajat dan Luky Affari yang merupakan narasumber latihan berat baik secara teori maupun praktek. Pelatihan peningkatan kapasitas ini akan berlangsung selama 2 hari, hingga Selasa besok.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jawa Timur Raja Wushu...
Jawa Timur Raja Wushu di PON Bela Diri Kudus 2025, Kejutan Sanda dari Daerah Baru
Menyelinap di Tikungan...
Menyelinap di Tikungan Akhir, DKI Jakarta Kunci Gelar Juara Umum PON Bela Diri Kudus 2025
PON Bela Diri Sukses...
PON Bela Diri Sukses Dihelat, KONI: Ajang Ini Jadi Agenda 2 Tahunan
PON Beladiri 2025, Atlet...
PON Beladiri 2025, Atlet Taekwondo Garbha Presisi Polri Borong Medali
PON Bela Diri Kudus...
PON Bela Diri Kudus 2025: Aksi Bintang Hollywood Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman Hipnotis Ribuan Penonton
PON Bela Diri 2025,...
PON Bela Diri 2025, Kudus Siap Sambut Atlet dari Seluruh Provinsi
Pramono Usulkan PON...
Pramono Usulkan PON 2028 di Jakarta: Namanya Mau PON NTT-NTB Monggo
Mitigasi Keamanan Sukseskan...
Mitigasi Keamanan Sukseskan PON XXI di Aceh dan Sumut
Layanan Katering Penuhi...
Layanan Katering Penuhi Nutrisi Atlet PON Aceh-Sumut
Special Bola
Erick Thohir Puji Perjuangan...
Bola Dunia
Erick Thohir Puji Perjuangan dan Soroti Jam Terbang Timnas Indonesia U-19 Usai Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026
Timnas Indonesia U-19...
Bola Dunia
Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Netizen Desak Skuad Garuda Nusantara Segera Evaluasi
Jadwal dan Link Streaming...
Bola Dunia
Jadwal dan Link Streaming Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya di Final Pro Futsal League Indonesia 2025-2026, Live di Vision+
Rekomendasi
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved