Sejarah Baru, Menpora dan Kemenkes Berencana Bangun Laboratorium Anti Doping
Minggu, 20 Desember 2020 - 01:34 WIB
loading...
A
A
A
Menpora berharap, rencana ini akan segera terealisasi pada tahun depan dan sertifikasinya akan segera dimintakan ke WADA (World Anti Doping Agency). (Baca juga: Messi Butuh 17 Musim Samai Rekor Gol Pele )
"Ini sejarah baru, kita akan punya laboratorium anti doping baru di Indonesia, akan kita gunakan sendiri dan negara lain juga dipersilakan untuk mengirimkan sample dan tetap di bawah pengawasan dari WADA tentang kompetensi dan sebagainya. Sehingga hasil dari uji doping ini bisa diakui dunia internasional. Ini adalah satu bentuk sinergi pemerintah tingkat pusat, mohon dukungan dan doanya semoga segera terwujud," harap Menpora.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Yankes, Rita Rogayah, mengungkapkan letak lahan ini cukup strategis. Nantinya, lab ini akan dibuat tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh WADA.
"Menurut Direktur Ortopedi sudah menyiapkan lahan seluas 700 m2, letaknya strategis di depan. Lab ini akan dibuat tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh WADA dan kami masih mempersiapkan semuanya dan akan dimulai pada tahun 2021, semoga semua cepat terlaksana. Ini tidak main-main karena bukan hanya untuk nasional tapi kedepannya juga dipersiapan laboratorium doping taraf internasional," pungkas Rita Rogayah.
"Ini sejarah baru, kita akan punya laboratorium anti doping baru di Indonesia, akan kita gunakan sendiri dan negara lain juga dipersilakan untuk mengirimkan sample dan tetap di bawah pengawasan dari WADA tentang kompetensi dan sebagainya. Sehingga hasil dari uji doping ini bisa diakui dunia internasional. Ini adalah satu bentuk sinergi pemerintah tingkat pusat, mohon dukungan dan doanya semoga segera terwujud," harap Menpora.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Yankes, Rita Rogayah, mengungkapkan letak lahan ini cukup strategis. Nantinya, lab ini akan dibuat tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh WADA.
"Menurut Direktur Ortopedi sudah menyiapkan lahan seluas 700 m2, letaknya strategis di depan. Lab ini akan dibuat tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh WADA dan kami masih mempersiapkan semuanya dan akan dimulai pada tahun 2021, semoga semua cepat terlaksana. Ini tidak main-main karena bukan hanya untuk nasional tapi kedepannya juga dipersiapan laboratorium doping taraf internasional," pungkas Rita Rogayah.
(mirz)
Lihat Juga :