Mourinho Enggan Kritik Pemain Tottenham karena Melakukan Kesalahan
Senin, 21 Desember 2020 - 03:25 WIB
loading...
Tottenham Hotspur menelan kekalahan kandang 0-2 dari Leicester City pada lanjutan Liga Primer. Namun, Jose Mourinho menolak menyalahkan para pemain, khususnya Serge Aurier. Foto: reuters
A
A
A
LONDON - Tottenham Hotspur menelan kekalahan kandang 0-2 dari Leicester City pada lanjutan Liga Primer musim 2020/2021. Namun, Jose Mourinho menolak menyalahkan para pemain, khususnya Serge Aurier meski memberikan penalti "di luar konteks" kepada lawan.
(Leicester City Gagalkan Ambisi Tottenham Hotspur Kejar Liverpool)
Spurs tidak mampu memaksimalkan keuntungan tuan rumah saat meladeni Leicester di Tottenham Hotspur Stadium. Imbasnya, The Lilywhites urung mengejar Liverpool alias tetap tertinggal enam poin.
Kekalahan menyakitkan itu konon dipicu karena kesalahan Aurier saat injury time babak pertama. Dia dinilai ceroboh karena mendorong Wesley Fofana di kotak penalti. Setelah melihat VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih yang bisa dikonversi Jamie Vardy. Alhasil, Leicester unggul 1-0.
Setelah tembakan James Maddison di awal babak kedua dianulir VAR karena offside, Vardy memaksa Toby Alderweireld melakukan gol bunuh diri. Umpan sundulan penyerang Leicester itu secara tidak sengaja dibelokkan Alderweireld ke dalam gawang sendiri di menit ke-59.
Tertinggal 0-2 membuat Tottenham tidak dapat menemukan jalan untuk kembali ke permainan. Imbasnya, kekalahan harus ditelan lagi. Ini membuat publik percaya Aurier bakal jadi sasaran tembak. Pasalnya, dia kini punya reputasi sebagai bek yang rawan melakukan kesalahan.
Pemain asal Pantai Gading itu telah memberikan empat penalti kepada lawan sejak dimulainya Liga Primer 2017/2018. Hanya David Luiz (5) saja yang punya catatan lebih buruk selama periode itu. Meski demikian, Mourinho menolak menyalahkannya.
(Leicester City Gagalkan Ambisi Tottenham Hotspur Kejar Liverpool)
Spurs tidak mampu memaksimalkan keuntungan tuan rumah saat meladeni Leicester di Tottenham Hotspur Stadium. Imbasnya, The Lilywhites urung mengejar Liverpool alias tetap tertinggal enam poin.
Kekalahan menyakitkan itu konon dipicu karena kesalahan Aurier saat injury time babak pertama. Dia dinilai ceroboh karena mendorong Wesley Fofana di kotak penalti. Setelah melihat VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih yang bisa dikonversi Jamie Vardy. Alhasil, Leicester unggul 1-0.
Setelah tembakan James Maddison di awal babak kedua dianulir VAR karena offside, Vardy memaksa Toby Alderweireld melakukan gol bunuh diri. Umpan sundulan penyerang Leicester itu secara tidak sengaja dibelokkan Alderweireld ke dalam gawang sendiri di menit ke-59.
Tertinggal 0-2 membuat Tottenham tidak dapat menemukan jalan untuk kembali ke permainan. Imbasnya, kekalahan harus ditelan lagi. Ini membuat publik percaya Aurier bakal jadi sasaran tembak. Pasalnya, dia kini punya reputasi sebagai bek yang rawan melakukan kesalahan.
Pemain asal Pantai Gading itu telah memberikan empat penalti kepada lawan sejak dimulainya Liga Primer 2017/2018. Hanya David Luiz (5) saja yang punya catatan lebih buruk selama periode itu. Meski demikian, Mourinho menolak menyalahkannya.
Lihat Juga :