Kemenpora Gandeng Telkom, Bagun Big Data Atlet Indonesia
Selasa, 22 Desember 2020 - 22:37 WIB
loading...
Kemenpora Gandeng Telkom, Bagun Big Data Atlet Indonesia. Foto: Kemenpora
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora RI ) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Telekomunikasi Indonesia ( PT Telkom ) di Wisma Menpora, Kemenpora, Jakarta. MoU bertujuan membangun sistem informasi dan big data analityc yang bisa mendeteksi calon-calon atlet yang berkualitas.
Penandatanganan dilakukan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto dengan Direktur Enterprise dan Business PT Telekomunikasi Indonesia, Edi Witjara yang disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Repulik Indonesia (Menpora RI Zainudin Amali. Menpora RI mengatakan perlu adanya data yang valid terkait keolahragaan di tanah air. Dengan pemanfaatan informasi dan data yang dirangkum, maka nantinya akan mempermudah atau mendeteksi calon atlet yang berkualitas .
(Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024 )
Presiden Joko Widodo telah menetapkan kebijakan tata kelola pemerintah dengan tujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dibagi antar intansi pusat dan daerah yang disebut Satu Data Indonesia (SDI).Kebijakan tersebut tertuang dalam perpres nomor 39 tahun2019 tentang Satu Data Indonesia pada 12 Juni 2019. Menpora RI menerangkan, penandatanganan nota kesepahaman ini juga bagian dari menjalankan arahan Presiden Joko Widodo ketika memberi sambutan pada Haornas 2020.
“Ini juga dalam rangka melaksanakan arahan Presiden, bahwa pembinaan atau prestasi olahraga menggunakan big data untuk mendapatkan info yang lengkap. Oleh karena itu kita kerja sama dengan Telkom. Kita harus menggunakan data valid. Ke depan cabang olahraga akan bisa mengajukan proposal menggunakan online,” ujar Menpora RI.
Penandatanganan dilakukan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto dengan Direktur Enterprise dan Business PT Telekomunikasi Indonesia, Edi Witjara yang disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Repulik Indonesia (Menpora RI Zainudin Amali. Menpora RI mengatakan perlu adanya data yang valid terkait keolahragaan di tanah air. Dengan pemanfaatan informasi dan data yang dirangkum, maka nantinya akan mempermudah atau mendeteksi calon atlet yang berkualitas .
(Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024 )
Presiden Joko Widodo telah menetapkan kebijakan tata kelola pemerintah dengan tujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dibagi antar intansi pusat dan daerah yang disebut Satu Data Indonesia (SDI).Kebijakan tersebut tertuang dalam perpres nomor 39 tahun2019 tentang Satu Data Indonesia pada 12 Juni 2019. Menpora RI menerangkan, penandatanganan nota kesepahaman ini juga bagian dari menjalankan arahan Presiden Joko Widodo ketika memberi sambutan pada Haornas 2020.
“Ini juga dalam rangka melaksanakan arahan Presiden, bahwa pembinaan atau prestasi olahraga menggunakan big data untuk mendapatkan info yang lengkap. Oleh karena itu kita kerja sama dengan Telkom. Kita harus menggunakan data valid. Ke depan cabang olahraga akan bisa mengajukan proposal menggunakan online,” ujar Menpora RI.
Lihat Juga :