Merpati Putih Jawa Barat Bantu Anggota Terdampak COVID-19 di 16 Cabang
Kamis, 14 Mei 2020 - 06:53 WIB
loading...
Perguruan Pencak Silat Merpati Putih Pengurus Daerah Jawa Barat tergerak untuk berbagi kepada sedulur anggota perguruan yang terdampak COVID-19 di 16 cabang pada kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat. Foto Ist
A
A
A
BOGOR - Perguruan Pencak Silat (PPS) Merpati Putih Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat tergerak untuk berbagi kepada sedulur anggota perguruan di 16 cabang pada kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk mengurangi dampak pandemi virus Corona (COVID-19) yang melanda Indonesia selama beberapa bulan terakhir.
Dimana kondisi ini tidak hanya merugikan dari aspek kesehatan, perekonomian juga masalah sosial, karena banyak perusahaan yang gulung tikar sehingga berdampak banyaknya pengangguran karena terkena PHK. (Baca: Merpati Putih Kabupaten Bogor Siapkan Atletnya Ikuti Kejurda di Cimahi 2020)
Kondisi ini tentu menimbulkan masalah sosial baru terutama masalah ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pemerintah, pihak swasta serta organisasi sosial dengan memberikan bantuan langsung tunai, paket sembako atau perlengkapan medis kepada masyarakat yang terkena dampak Virus COVID-19.
"Dengan kondisi seperti saat ini Merpati Putih Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat terilhami untuk memberikan bantuan kepada anggota Merpati Putih di 16 Cabang dengan motto "Gotong Royong Pasaduluran Salawasna Peduli Sedulur Anggota MP yang Terdampak COVID-19," kata Ketua Merpati Putih Pengda Jawa Barat Yuwono Darpito, kepada SINDOnews, Kamis (14/5/2020)
Yuwono Darpito menegaskan, Merpati Putih Pengda Jawa Barat hadir dan berbagi untuk semua Sedulur Anggota Merpati Putih di Jawa Barat untuk membantu kesulitan dalam memperkokoh paseduluran saklawase sesuai motto Jabar 'Ngahiji untuk jadi Kahiji'.
"Selama ini kita melihat berbagai donasi yang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat luas sementara masih ada saudara kita di lingkungan Anggota MP di Jawa Barat yang masih perlu dibantu dari aspek ekonomi untuk konsumsi kebutuhan pokoknya. Atas dasar inilah Pengda Jabar berinisiatif menggalang dana untuk membantu meringankan beban dari aspek ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok sedulur Anggota MP di Jawa Barat yang bersumber dari donatur dilingkungan anggota di Jawa Barat," paparnya.
Untuk kategori penerima Bansos, kata dia, diusulkan pengurus cabang baik perseorangan dan kepala keluarga, sesuai jumlah pertanggungan.
Dimana kondisi ini tidak hanya merugikan dari aspek kesehatan, perekonomian juga masalah sosial, karena banyak perusahaan yang gulung tikar sehingga berdampak banyaknya pengangguran karena terkena PHK. (Baca: Merpati Putih Kabupaten Bogor Siapkan Atletnya Ikuti Kejurda di Cimahi 2020)
Kondisi ini tentu menimbulkan masalah sosial baru terutama masalah ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pemerintah, pihak swasta serta organisasi sosial dengan memberikan bantuan langsung tunai, paket sembako atau perlengkapan medis kepada masyarakat yang terkena dampak Virus COVID-19.
"Dengan kondisi seperti saat ini Merpati Putih Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat terilhami untuk memberikan bantuan kepada anggota Merpati Putih di 16 Cabang dengan motto "Gotong Royong Pasaduluran Salawasna Peduli Sedulur Anggota MP yang Terdampak COVID-19," kata Ketua Merpati Putih Pengda Jawa Barat Yuwono Darpito, kepada SINDOnews, Kamis (14/5/2020)
Yuwono Darpito menegaskan, Merpati Putih Pengda Jawa Barat hadir dan berbagi untuk semua Sedulur Anggota Merpati Putih di Jawa Barat untuk membantu kesulitan dalam memperkokoh paseduluran saklawase sesuai motto Jabar 'Ngahiji untuk jadi Kahiji'.
"Selama ini kita melihat berbagai donasi yang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat luas sementara masih ada saudara kita di lingkungan Anggota MP di Jawa Barat yang masih perlu dibantu dari aspek ekonomi untuk konsumsi kebutuhan pokoknya. Atas dasar inilah Pengda Jabar berinisiatif menggalang dana untuk membantu meringankan beban dari aspek ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok sedulur Anggota MP di Jawa Barat yang bersumber dari donatur dilingkungan anggota di Jawa Barat," paparnya.
Untuk kategori penerima Bansos, kata dia, diusulkan pengurus cabang baik perseorangan dan kepala keluarga, sesuai jumlah pertanggungan.
Lihat Juga :