Frank Lampard Mulai Mencari Alibi
Selasa, 05 Januari 2021 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai alibi, Lampard kemudian mengingatkan berapa lama yang dibutuhkan Pep Guardiola membangun mental Man City sehingga mendapatkan gelar atau Juergen Klopp bersama Liverpool. Pep butuh waktu lebih dari satu musim sebelum melakukan sapu bersih gelar domestik.
Klopp lebih lama lagi, membutuhkan empat tahun untuk menghadirkan gelar Liga Champions dan Liga Primer ke Anfield. "Kami tahu cerita Man City dan Liverpool. Saya tidak membandingkan dengan mereka, tapi hanya bisa berbicara tentang kami, dan babak pertama menunjukkan kepada kami mengapa ini adalah periode yang sulit bagi Chelsea," tandasnya.
Masalahnya, tahun ini menjadi periode kedua Lampard di Chelsea setelah musim lalu masuk sebagai pengganti. Jika dibandingkan dengan musim lalu, perolehan poin Chelsea jauh lebih buruk. Musim lalu, The Blues memiliki rata-rata poin 1,74 per laga, sedangkan musim ini di angka 1,53. (Baca juga: Doa untuk Pengantin Baru Beserta Maknanya)
Jika dibuat jumlah pertandingan yang sama, ada selisih tiga poin dibandingkan musim lalu. Pada musim 2019/2020, Chelsea berhasil mendapatkan 29 poin (angka yang akan membawa mereka di posisi lima besar), tapi sekarang hanya 26 angka sehingga terlempar ke peringkat delapan klasemen sementara.
Bahkan, jika ditarik lebih jauh, sejak era Abramovich. Rata-rata poin per laga Chelsea adalah yang terburuk dalam 17 tahun terakhir. Chelsea pun mungkin harus dicoret dari persaingan gelar. “Sejak mengalahkan Leeds sudah saya katakan kami tidak dalam perburuan gelar. Saya sadar itu karena membutuhkan waktu,” tambah Lampard dikutip bbc.
Lepas dari alibi Lampard , beberapa sumber mulai menyebut jika dewan direksi Chelsea sedang membuat pemetaan tentang pengganti mantan pemain timnas Inggris tersebut. Beberapa nama masuk radar sebagai skenario darurat. (Baca juga: 5 Fakta Parosmia, Gejala Baru Covid-19)
Klopp lebih lama lagi, membutuhkan empat tahun untuk menghadirkan gelar Liga Champions dan Liga Primer ke Anfield. "Kami tahu cerita Man City dan Liverpool. Saya tidak membandingkan dengan mereka, tapi hanya bisa berbicara tentang kami, dan babak pertama menunjukkan kepada kami mengapa ini adalah periode yang sulit bagi Chelsea," tandasnya.
Masalahnya, tahun ini menjadi periode kedua Lampard di Chelsea setelah musim lalu masuk sebagai pengganti. Jika dibandingkan dengan musim lalu, perolehan poin Chelsea jauh lebih buruk. Musim lalu, The Blues memiliki rata-rata poin 1,74 per laga, sedangkan musim ini di angka 1,53. (Baca juga: Doa untuk Pengantin Baru Beserta Maknanya)
Jika dibuat jumlah pertandingan yang sama, ada selisih tiga poin dibandingkan musim lalu. Pada musim 2019/2020, Chelsea berhasil mendapatkan 29 poin (angka yang akan membawa mereka di posisi lima besar), tapi sekarang hanya 26 angka sehingga terlempar ke peringkat delapan klasemen sementara.
Bahkan, jika ditarik lebih jauh, sejak era Abramovich. Rata-rata poin per laga Chelsea adalah yang terburuk dalam 17 tahun terakhir. Chelsea pun mungkin harus dicoret dari persaingan gelar. “Sejak mengalahkan Leeds sudah saya katakan kami tidak dalam perburuan gelar. Saya sadar itu karena membutuhkan waktu,” tambah Lampard dikutip bbc.
Lepas dari alibi Lampard , beberapa sumber mulai menyebut jika dewan direksi Chelsea sedang membuat pemetaan tentang pengganti mantan pemain timnas Inggris tersebut. Beberapa nama masuk radar sebagai skenario darurat. (Baca juga: 5 Fakta Parosmia, Gejala Baru Covid-19)
Lihat Juga :