Urusan Penalti, Klopp Merasa Liverpool Kurang Beruntung ketimbang Man United
Selasa, 05 Januari 2021 - 22:03 WIB
loading...
Klopp merasa jika Liverpool seharusnya mendapatkan dua penalti di babak kedua saat Kyle Walker-Peters menjatuhkan Sadio Mane di kotak terlarang dan handball Jack Stephens saat menghalau tendangan Georginio Wijnaldum / Foto: Irishtimes
A
A
A
SOUTHAMPTON - Liverpool menderita kekalahan kedua di Liga Primer Inggris musim ini usai dipermalukan Southampton dengan skor 1-0 di Stadion St Mary's, Selasa (5/1/2021) WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Danny Ings pada menit kedua.
Catatan tak terkalahkan Liverpool dalam 12 pertandingan di Liga Primer Inggris terhenti. Pelatih Juergen Klopp mulai mencari-cari alasan terkait kekalahan yang menimpa Liverpool.
Dalam sebuah kesempatan Klopp merasa jika Si Merah seharusnya mendapatkan dua penalti di babak kedua saat Kyle Walker-Peters menjatuhkan Sadio Mane di kotak terlarang dan handball Jack Stephens saat menghalau tendangan Georginio Wijnaldum. (Baca juga: Liverpool Tumbang di Kandang Southampton, Klopp Akui Pasukannya Lengah )
Tetapi dua insiden itu Liverpool justru tidak mendapatkan hadiah penalti dari wasit Andre Marriner. Klopp pun mulai membandingkan keterpurukan Liverpool dan keistimewaan Manchester United dalam hal penalti. (Baca juga: Kalahkan Liverpool dan Bantu Southampton Ukir Sejarah, Hasenhuttl Teteskan Air Mata )
"Jika ada orang yang mengatakan Sadio Mane adalah diving, itu lelucon terbesar di dunia. Bocah ini mencoba untuk tetap berdiri dengan semua yang dimilikinya. Dalam dua situasi⦠tim lain akan mendapat penalti untuk itu, izinkan saya mengatakannya seperti ini. Kemudian handball, saya tidak tahu siapa yang akan menjelaskannya kepada saya," ujar Klopp dikutip dari Sky Sports.
Klopp sepertinya kesal dengan sikap wasit yang tidak memberikan hadiah penalti pada Liverpool. Pelatih berkacamata itu pun lantas membandingkannya dengan United.
Menurutnya, United memiliki lebih banyak penalti dalam dua tahun terakhir ketimbang Klopp selama lima setengah tahun menangani Liverpool. "Kami memiliki pandangan yang sangat bagus tentang itu (Mane), dan itu tampak seperti penalti yang jelas. Saya berbalik ke ofisial keempat dan bertanya apakah itu akan terjadi. diperiksa, dia mengatakan itu sudah dan bukan penalti. Itu 100 persen benar, dan sekarang seseorang ingin memberi tahu saya seberapa cepat mereka melakukannya di semua sudut yang berbeda ini."
Catatan tak terkalahkan Liverpool dalam 12 pertandingan di Liga Primer Inggris terhenti. Pelatih Juergen Klopp mulai mencari-cari alasan terkait kekalahan yang menimpa Liverpool.
Dalam sebuah kesempatan Klopp merasa jika Si Merah seharusnya mendapatkan dua penalti di babak kedua saat Kyle Walker-Peters menjatuhkan Sadio Mane di kotak terlarang dan handball Jack Stephens saat menghalau tendangan Georginio Wijnaldum. (Baca juga: Liverpool Tumbang di Kandang Southampton, Klopp Akui Pasukannya Lengah )
Tetapi dua insiden itu Liverpool justru tidak mendapatkan hadiah penalti dari wasit Andre Marriner. Klopp pun mulai membandingkan keterpurukan Liverpool dan keistimewaan Manchester United dalam hal penalti. (Baca juga: Kalahkan Liverpool dan Bantu Southampton Ukir Sejarah, Hasenhuttl Teteskan Air Mata )
"Jika ada orang yang mengatakan Sadio Mane adalah diving, itu lelucon terbesar di dunia. Bocah ini mencoba untuk tetap berdiri dengan semua yang dimilikinya. Dalam dua situasi⦠tim lain akan mendapat penalti untuk itu, izinkan saya mengatakannya seperti ini. Kemudian handball, saya tidak tahu siapa yang akan menjelaskannya kepada saya," ujar Klopp dikutip dari Sky Sports.
Klopp sepertinya kesal dengan sikap wasit yang tidak memberikan hadiah penalti pada Liverpool. Pelatih berkacamata itu pun lantas membandingkannya dengan United.
Menurutnya, United memiliki lebih banyak penalti dalam dua tahun terakhir ketimbang Klopp selama lima setengah tahun menangani Liverpool. "Kami memiliki pandangan yang sangat bagus tentang itu (Mane), dan itu tampak seperti penalti yang jelas. Saya berbalik ke ofisial keempat dan bertanya apakah itu akan terjadi. diperiksa, dia mengatakan itu sudah dan bukan penalti. Itu 100 persen benar, dan sekarang seseorang ingin memberi tahu saya seberapa cepat mereka melakukannya di semua sudut yang berbeda ini."
Lihat Juga :