Lokasi Isolasi Petenis Memicu Kontroversi
Rabu, 06 Januari 2021 - 13:35 WIB
loading...
Tantangan kembali menghadang pergelaran Australia Terbuka 2021. Salah satu hotel yang menjadi lokasi karantina para petenis tiba-tiba memilih mundur karena khawatir dengan penyebaran virus Covid-19. Foto/dok
A
A
A
MELBOURNE - Tantangan kembali menghadang pergelaran Australia Terbuka 2021 . Kali ini, salah satu hotel yang menjadi lokasi karantina para petenis tiba-tiba memilih mundur karena khawatir dengan penyebaran virus Covid-19.
The Westin Melbourne di Collins Street adalah salah satu hotel yang direncanakan untuk menampung para petenis dan tim untuk menjalani karantina wajib 14 hari, mulai 17 hingga 31 Januari. Namun, kontrak dengan pihak hotel tiba-tiba dibatalkan sehingga membuat Tenis Australia (TA) dan Pemerintah Negara Bagian Victoria harus kembali mencari solusi dalam masalah ini. (Baca: Resmi, Roger Federer Mundur dari Australia Open 2021)
Pemilik apartemen di sekitar hotel eksklusif itu mengklaim masuknya pemain tenis dari seluruh dunia menimbulkan risiko kesehatan yang tidak dapat diterima penduduk dan komunitas setempat. Menurut laporan media Australia, pembatalan itu menyebabkan pemerintah harus membayar kompensasi jutaan dolar kepada pemilik The Westin atas pembatalan tersebut.
Anggota parlemen Lisa Neville mengumumkan bahwa pemerintah akan mencari hotel alternatif setelah menyadari beberapa kekhawatiran dari penduduk dan penghuni sekitar hotel tersebut. Para petenis sendiri akan mendarat di Australia pada 15 Januari. Penyelenggara hanya memiliki sedikit waktu yang berharga mencari tempat lain untuk menampung petenis.
“Ini tentang niat baik dengan mitra hotel kami. Kami tengah mencari tempat baru segera mungkin. Kami telah merekrut 1.100 staf untuk melakukan pengaturan Australia Terbuka, termasuk petugas dukungan perumahan, petugas kesehatan, pengendalian pencegahan infeksi dan ada polisi juga,” kata Neville, dilansir theage. (Baca juga: Guru di Jabar Mengaku Sedih, Perjuangan Bertahun-tahun untuk Jadi PNS Sirna)
The Westin Melbourne di Collins Street adalah salah satu hotel yang direncanakan untuk menampung para petenis dan tim untuk menjalani karantina wajib 14 hari, mulai 17 hingga 31 Januari. Namun, kontrak dengan pihak hotel tiba-tiba dibatalkan sehingga membuat Tenis Australia (TA) dan Pemerintah Negara Bagian Victoria harus kembali mencari solusi dalam masalah ini. (Baca: Resmi, Roger Federer Mundur dari Australia Open 2021)
Pemilik apartemen di sekitar hotel eksklusif itu mengklaim masuknya pemain tenis dari seluruh dunia menimbulkan risiko kesehatan yang tidak dapat diterima penduduk dan komunitas setempat. Menurut laporan media Australia, pembatalan itu menyebabkan pemerintah harus membayar kompensasi jutaan dolar kepada pemilik The Westin atas pembatalan tersebut.
Anggota parlemen Lisa Neville mengumumkan bahwa pemerintah akan mencari hotel alternatif setelah menyadari beberapa kekhawatiran dari penduduk dan penghuni sekitar hotel tersebut. Para petenis sendiri akan mendarat di Australia pada 15 Januari. Penyelenggara hanya memiliki sedikit waktu yang berharga mencari tempat lain untuk menampung petenis.
“Ini tentang niat baik dengan mitra hotel kami. Kami tengah mencari tempat baru segera mungkin. Kami telah merekrut 1.100 staf untuk melakukan pengaturan Australia Terbuka, termasuk petugas dukungan perumahan, petugas kesehatan, pengendalian pencegahan infeksi dan ada polisi juga,” kata Neville, dilansir theage. (Baca juga: Guru di Jabar Mengaku Sedih, Perjuangan Bertahun-tahun untuk Jadi PNS Sirna)
Lihat Juga :