Swab PCR Berulang, Mohammad Ahsan Ngaku Hidungnya Sudah Ngilu
Jum'at, 08 Januari 2021 - 20:27 WIB
loading...
Pebulutangkis Indonesia menjalani swab test PCR di area Hotel Novotel Bangkok Impact, Bangkok, Thailand. foto : pbsi
A
A
A
BANGKOK - Pebulutangkis Indonesia mengaku tersiksa ketika menjalani swab test PCR usai menjalani latihan jelang mengikuti tiga turnamen Leg Asia di Bangkok, Thailand. Para pemain menilai tes kali ini terasa menakutkan dan menegangkan.
Ini menjadi tes kedua yang dijalani pemain dan tim pendukung sejak dikarantina di Hotel Novotel Bangkok Impact. Seperti pada tes pertama, hasilnya juga negatif. Namun, para pemain kecewa dengan proses tes berlangsung. Menurutnya, tenaga kesehatan yang ditunjuk 'kurang berperasaan' terhadap pemain.
Baca juga : Ini Nama Delapan Pebulutangkis Indonesia yang Dihukum BWF
Berdasarkan rilis panitia, paling tidak selama tinggal dalam gelembung di Bangkok, pemain dan ofisial akan menjalani delapan kali swab. Tes selanjutnya bakal dijalani pada tanggal 11 Januari. Lalu, menyusul tanggal 15, 18, 22, 26, dan 30 Januari. "Proses tes swab kali ini, nyoloknya seperti tidak memakai perasaan. Hidung saya sudah ngilu-ngilu rasanya,” kata Mohammad Ahsan yang mengaku sudah 10 kali tes usap.
Rasa 'tersiksa' juga dialami Fajar Alfian. Menurutnya, tes usap terakhir tersebut terasa berbeda dan menakutkan. "Memang rasanya sih sama saja karena sudah terbiasa swab. Tetapi swab yang kedua di sini dalem banget. Saya sampai pusing kepala. Beda dengan swab di Indonesia,” ucap Fajar.
Ini menjadi tes kedua yang dijalani pemain dan tim pendukung sejak dikarantina di Hotel Novotel Bangkok Impact. Seperti pada tes pertama, hasilnya juga negatif. Namun, para pemain kecewa dengan proses tes berlangsung. Menurutnya, tenaga kesehatan yang ditunjuk 'kurang berperasaan' terhadap pemain.
Baca juga : Ini Nama Delapan Pebulutangkis Indonesia yang Dihukum BWF
Berdasarkan rilis panitia, paling tidak selama tinggal dalam gelembung di Bangkok, pemain dan ofisial akan menjalani delapan kali swab. Tes selanjutnya bakal dijalani pada tanggal 11 Januari. Lalu, menyusul tanggal 15, 18, 22, 26, dan 30 Januari. "Proses tes swab kali ini, nyoloknya seperti tidak memakai perasaan. Hidung saya sudah ngilu-ngilu rasanya,” kata Mohammad Ahsan yang mengaku sudah 10 kali tes usap.
Rasa 'tersiksa' juga dialami Fajar Alfian. Menurutnya, tes usap terakhir tersebut terasa berbeda dan menakutkan. "Memang rasanya sih sama saja karena sudah terbiasa swab. Tetapi swab yang kedua di sini dalem banget. Saya sampai pusing kepala. Beda dengan swab di Indonesia,” ucap Fajar.
Lihat Juga :