Ternyata Akselerasi Menjadi Masalah Utama Aprilia

Sabtu, 09 Januari 2021 - 20:12 WIB
loading...
Ternyata Akselerasi...
Rider Aprilia Racing Gresini Aleix Espargaro./foto/aprilia.com
A A A

LA MASSANA – Sejak menjalani debut MotoGP pada 2015, Aprilia selalu menjadi tim juru kunci di ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu. Bahkan, tim pabrikan asal Italia tersebut belum sekalipun membawa pembalapnya meraih podium. Kondisi ini tentu membuat para pembalapnya merasa tertantang untuk memberikan hasil bagus pada musim depan.

Rider Aprilia Racing Gresini Aleix Espargaro merasa sedikit kecewa dengan hasil yang diraihnya pada musim 2020. Dia hanya mampu tiga kali menembus posisi 10 besar dalam 14 balapan. Rekannya Bradley Smith selalu mengakhiri balapan di luar 10 Besar. Catatan itu membuat Aprilia Cuma mengoleksi 54 poin dan berada di peringkat enam atau terakhir di klasemen kontruktor.

Jelas, hasil itu sangat jauh dari ekspektasi yang diharapkan timnya sebelum musim berlangsung. Espargaro mengungkapkan ada yang kurang dan apa yang harus dikerjakan untuk musim mempersiapkan motor RS-GP 2020 untuk musim depan. Apalagi, ada harapan besar menuai hasil bagus bersama direktur balapan Massimo Rivola di tahun kedua.

"Di mana kami benar-benar harus menerapkannya adalah pada akselerasi. Pesaing kami jelas lebih kuat daripada saat ini,” kata Espargaro dilansir motorsport-total. “Saya pikir ini adalah kompromi antara lebih banyak torsi di kisaran torsi yang lebih rendah ditambah sedikit lebih baik Pegangan,” lanjutnya. (Baca Juga: Tanpa Marc Marquez di Lintasan Balap, MotoGP Terasa Hambar )

Selain itu, lanjutnya, dengan menambah kecepatan pada motor, bisa juga bisa meningkatkan akselerasi. "Karena terkadang kami tidak dapat memanfaatkan semua kekuatan yang tersedia. Ketika kami memiliki lebih banyak cengkeraman, itu lebih baik, tetapi kemudian kinerjanya menurun. Jadi lebih baik, dikombinasi," sambungnya.

Pada tes pribadi, yang dilakukan Aprilia tepat setelah akhir musim MotoGP, Espargaro dan pembalap penguji Bradley Smith sudah dapat menggunakan prototipe canggih tahun 2021 untuk menangani masalah ini. Karena Aprilia memiliki konsesi, itu juga dapat diuji secara pribadi dengan pembalap penguji. Namun, Epargaro belum tahu siapa yang akan menggantikannya setelah larangan doping Andrea Iannone diperpanjang.

Saat ini Aprilia hanya memiliki dua kandidat, yaitu Smith dan Lorenzo Savadori, yang akan menjadi partner Espargaro pada musim depan. “Dengan kasus Iannone dan pertukaran Bradley Smith ke Savadori pada akhir musim, ini bukan situasi yang mudah bagi Aprilia. Belum jelas siapa yang akan menggantikan saya musim depan. Saya harap mereka bisa dan menyelesaikan proyek hebat ini. Tapi tentu saja tidak mudah,” ungkapnya.
(ruf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Penyebab Persib Bandung...
Liga Indonesia
Penyebab Persib Bandung dan Frans Putros Resmi Berpisah
Sejumlah Pemain Timnas...
Bola Dunia
Sejumlah Pemain Timnas Argentina Dilarang Main di Final Piala Dunia 2026 karena Bentangkan Banner Las Malvinas?
Profil Slavko Vincic,...
Bola Dunia
Profil Slavko Vincic, Wasit asal Slovenia yang Pimpin Duel Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
Rekomendasi
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Berita Terkini
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
Piala Dunia 2026 Bikin...
Piala Dunia 2026 Bikin FIFA Tajir, Lebih dari Rp136 Triliun Masuk Kantong
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved