Penyelenggara Dikasih Waktu 90 Hari Pastikan Balapan MotoGP 2021
Selasa, 12 Januari 2021 - 01:02 WIB
loading...
Dorna Sports selaku operator MotoGP memberikan tenggat waktu 90 hari pada penyelenggara untuk memastikan apakah balapan di kelas utama 1.000cc dapat digelar di negara mereka / Foto: MotoGP
A
A
A
MADRID - Dorna Sports selaku operator MotoGP memberikan tenggat waktu 90 hari pada penyelenggara untuk memastikan apakah balapan di kelas utama 1.000cc dapat digelar di negara mereka. Pernyataan itu muncul menyusul laporan yang menyatakan bahwa akan ada perubahan kalender yang dijadwalkan berlangsung pada Maret geser ke April.
MotoGP 2021 awalnya dijadwalkan akan berlangsung pada 28 Maret di GP Qatar. Namun ada sejumlah laporan bahwa Sirkuit Losail baru bisa menggelar balapan pada 4 April, dan sebagai tambahan GP Portugal akan menyelenggarakan balapan pada 25 April atau sepekan sebelum balapan di Jerez.
Sejauh ini pihak berwenang di Qatar melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa acara MotoGP berjalan sesuai jadwal. Mereka ingin membuktikan kepada seluruh dunia bahwa mereka hampir tidak terpengaruh oleh virus tersebut dan bahwa mereka dapat menyelenggarakan Piala Dunia FIFA 2022 yang kontroversial tanpa masalah. (Baca juga: Davide Brivio, Pengubah Wajah Tim Suzuki )
Masih terbuka apakah penonton diperbolehkan di Sirkuit Losail, sebab lebih dari 1.500 tidak pernah muncul pada hari perlombaan. Tetapi yang perlu diketahui Doha telah menjadi pelopor balapan hantu yang menjadi hal biasa di tahun 2020 sejak 2004.
Saat ini jumlah penularan juga meningkat secara dramatis di seluruh Asia, di Jepang jumlahnya lebih tinggi daripada di bulan April, kemungkinan perlombaan di luar negeri pada bulan Oktober dan November masih dipertanyakan. Tidak ada yang saat ini dapat memperkirakan seperti apa larangan perjalanan dan peraturan karantina karena selalu berubah hampir setiap hari. (Baca juga: Duo Rookie Italia Percaya Diri Bersaing di MotoGP 2021 )
MotoGP 2021 awalnya dijadwalkan akan berlangsung pada 28 Maret di GP Qatar. Namun ada sejumlah laporan bahwa Sirkuit Losail baru bisa menggelar balapan pada 4 April, dan sebagai tambahan GP Portugal akan menyelenggarakan balapan pada 25 April atau sepekan sebelum balapan di Jerez.
Sejauh ini pihak berwenang di Qatar melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa acara MotoGP berjalan sesuai jadwal. Mereka ingin membuktikan kepada seluruh dunia bahwa mereka hampir tidak terpengaruh oleh virus tersebut dan bahwa mereka dapat menyelenggarakan Piala Dunia FIFA 2022 yang kontroversial tanpa masalah. (Baca juga: Davide Brivio, Pengubah Wajah Tim Suzuki )
Masih terbuka apakah penonton diperbolehkan di Sirkuit Losail, sebab lebih dari 1.500 tidak pernah muncul pada hari perlombaan. Tetapi yang perlu diketahui Doha telah menjadi pelopor balapan hantu yang menjadi hal biasa di tahun 2020 sejak 2004.
Saat ini jumlah penularan juga meningkat secara dramatis di seluruh Asia, di Jepang jumlahnya lebih tinggi daripada di bulan April, kemungkinan perlombaan di luar negeri pada bulan Oktober dan November masih dipertanyakan. Tidak ada yang saat ini dapat memperkirakan seperti apa larangan perjalanan dan peraturan karantina karena selalu berubah hampir setiap hari. (Baca juga: Duo Rookie Italia Percaya Diri Bersaing di MotoGP 2021 )
Lihat Juga :