Tak Sabar Ayunkan Raket, Rafael Nadal Siap Bermain Tanpa Penonton
Jum'at, 17 April 2020 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
"Pada awalnya, berita buruk itu membuat saya sedih dan menghilangkan keinginan saya untuk bangun, sepanjang hari menonton TV, dan tidak ada yang positif. Seiring berjalannya waktu, saya kembali ke rutinitas saya bahwa saya harus tetap fit," ucap Nadal.
Sampai saat ini ATP Tour sedang ditunda hingga pertengahan awal Juli, yang mengakibatkan Wimbledon dibatalkan dan Prancis Terbuka ditunda hingga awal September. Bahkan, Grand Slam tanah liat itu juga kemungkinan bisa saja ditiadakan. Karena, Negeri Mode itu juga mengalami dampak pandemi virus corona yang sangat besar.
Meski begitu, Nadal tidak menampik tetap berharap Prancis Terbuka bisa berlangsung pada 24 September - 4 Oktober 2020 mendatang. Tapi, petenis berusia 33 tahun itu menyatakan akan tetap mengikuti prosedur yang ada. Karena, masalah kesehatan merupakan hal yang paling utama untuk saat ini. Jadi, dia tak terlalu memikirkan lebih jauh untuk kembali bermain di atas lapangan.
Sementara itu, Djokovic yang memenangkan Grand Slam ke-17 di Australia Terbuka tahun ini menghabiskan masa karantina di rumahnya di Marbella. Dia juga menekankan organisasi tenis dunia tidak mengambil keputusan melanjutkan tur tenis diambil dengan tergesa-gesa. Menurutnya, kesehatan menjadi hal paling utama untuk saat ini.
"Tenis tanpa penonton? Itu tergantung. Ini bukan keputusan yang mudah. Ini lebih besar dari olahraga kami. Saya siap bermain, tapi ini akan datang dalam beberapa bulan mendatang. Saya beruntung bisa bersama keluarga saya. Biasanya kami selalu bepergian," ujarnya. (Raikhul Amar)
Sampai saat ini ATP Tour sedang ditunda hingga pertengahan awal Juli, yang mengakibatkan Wimbledon dibatalkan dan Prancis Terbuka ditunda hingga awal September. Bahkan, Grand Slam tanah liat itu juga kemungkinan bisa saja ditiadakan. Karena, Negeri Mode itu juga mengalami dampak pandemi virus corona yang sangat besar.
Meski begitu, Nadal tidak menampik tetap berharap Prancis Terbuka bisa berlangsung pada 24 September - 4 Oktober 2020 mendatang. Tapi, petenis berusia 33 tahun itu menyatakan akan tetap mengikuti prosedur yang ada. Karena, masalah kesehatan merupakan hal yang paling utama untuk saat ini. Jadi, dia tak terlalu memikirkan lebih jauh untuk kembali bermain di atas lapangan.
Sementara itu, Djokovic yang memenangkan Grand Slam ke-17 di Australia Terbuka tahun ini menghabiskan masa karantina di rumahnya di Marbella. Dia juga menekankan organisasi tenis dunia tidak mengambil keputusan melanjutkan tur tenis diambil dengan tergesa-gesa. Menurutnya, kesehatan menjadi hal paling utama untuk saat ini.
"Tenis tanpa penonton? Itu tergantung. Ini bukan keputusan yang mudah. Ini lebih besar dari olahraga kami. Saya siap bermain, tapi ini akan datang dalam beberapa bulan mendatang. Saya beruntung bisa bersama keluarga saya. Biasanya kami selalu bepergian," ujarnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :