Pramac Ducati Yakin Johann Zarco Tak Berani Berulah

Kamis, 14 Januari 2021 - 09:01 WIB
loading...
Pramac Ducati Yakin...
Pramac Ducati Yakin Johann Zarco Tak Berani Berulah
A A A
BOLOGNA - Manajer Tim Pramac Ducati, Francesco Guidotti, menilai langkah timnya menggaet Johann Zarco menjadi pembalap mereka di MotoGP musim 2021 memang sangat tepat. Pasalnya, Guidotti percaya Zarco kini lebih dewasa usai sempat menjalani karier kurang mengenakan di MotoGP.

Sebagaimana diketahui, Zarco memang dipastikan bakal membela Tim Pramac Ducati di MotoGP 2021. Ya, manajemen Tim Pramac Ducati merekrutnya guna menggantikan peran Jack Miller yang membela tim pabrikan di musim depan.

Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024

Keputusan Tim Pramac Ducati merekrut Zarco sendiri memang sempat menimbulkan pertanyaan. Pasalnya, pembalap berkebangsaan Prancis tersebut memang mengalami pasang-surut selama menjalani karier di kelas MotoGP.

Ya, Zarco memang sempat tampil begitu menawan ketika membela Tim Monster Yamaha Tech3 di MotoGP 2017 dan 2018. Akan tetapi Zarco juga pernah melewati masa-masa suram bersama Tim KTM Red Bull di MotoGP 2019, dan memilih memutus kontraknya ketika kejuaraan dunia masih berlangsung.

Sementara pada MotoGP 2020, Zarco pun mendapatkan kesempatan lagi dengan memperkuat Tim Reale Avintia Ducati. Kiprahnya bersama tim yang kini berganti nama menjadi Esponsorama Racing juga tak terlalu mengesankan dengan hanya finis di posisi ke-13 MotoGP 2020.

Baca Juga: Pramac Ducati Bangga Jack Miller Promosi ke Tim Pabrikan

Meski begitu tidak lantas membuat Guidotti ragu merekrut Zarco ke Tim Pramac Ducati di MotoGP 2021. Bahkan, Guidotti menilai bahwa saat ini memang momen paling tepat bagi Tim Pramac Ducati merekrut Zarco, lantaran dinilai sudah menunjukkan banyak perubahan positif pada dirinya.

“Menurut saya, kami menggaet Johann pada momen ideal. Tadinya, ia pembalap yang tak tahu soal jati dirinya. Saya sempat mengobrol dengannya saat ia masih di Moto2, dan ia terkesan sebagai orang yang tak tahu dirinya yang sebenarnya,” jelas Guidotti, seperti dikutip dari GPOne, Rabu (13/1/2021).

“Belakangan, saya berjumpa lagi dengannya, dan ia lebih sadar soal siapa dirinya. Perpisahan dengan manajernya yang lama membuatnya menjalin hubungan lagi dengan keluarganya dan dunia yang ada di sekitarnya,” sambungnya.

“Johann telah menyadari bahwa dengan menyingkirkan manajernya sangat penting demi menjadi pembalap yang profesional. Selama dua tahun terakhir, ia menemukan solusi dan menyelesaikan semua masalah dengan tangannya sendiri.”

“Dia telah memutuskan pergi dari KTM, lalu menemukan jalan ke Ducati. Ia berjuang masuk tim pabrikan, tapi menerima kekalahan dengan sikap dewasa. Tekanan menjadi motivasi jika Anda punya kedewasaan seperti ini,” tuntas pria berkebangsaan Italia tersebut.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Ducati Hypermotard 698...
Ducati Hypermotard 698 Mono Nera 2026 Diperkenalkan, Tulang- Ditonjolkan
Hakim Tanya Pantaskah...
Hakim Tanya Pantaskah Wamen Terima Ducati dan Rp3 Miliar, Noel: Pokoknya Saya Mengaku Bersalah Deh, Yang Mulia
Special Bola
Shin Tae-yong Ungkap...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ungkap Kiat Hadapi Tekanan Besar di Persija Jakarta
Ingin Bawa Timnas Indonesia...
Bola Dunia
Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030, John Herdman Tegaskan Butuh Dukungan Semua Pihak
Bantu Persib Bandung...
Liga Indonesia
Bantu Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, I.League Siapkan Jadwal Khusus
Rekomendasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved