Lima Hat-trick Ronaldo yang Mengubah Sejarah
Kamis, 14 Januari 2021 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah penampilan gemilang ditunjukkan kala membawa Real Madrid menyingkirkan Bayern di Perempat final Liga Champions 2016/2017. Madrid yang kala itu hanya butuh hasil imbang 1-1 untuk lolos, ternyata harus melewati perpanjangan waktu gara-gara skor 2-2 sepanjang 90 menit.
Kedua gol itu disarangkan Cristiano Ronaldo. Ketika memasuki babak tambahan, ia menggenapinya menjadi hat-trick. Trigol itu membawa CR7 sebagai orang pertama yang mengemas 100 gol di Liga Champions.
4. Hat-trick ke gawang Wolfsburg (12 April 2016)
Pada leg pertama Perempat final Liga Champions 2015/2016, Wolfsburg sukses mengejutkan dunia. Real Madrid ditekuk 2-0 di Jerman. Banyak yang meyakini, Los Blancos akan tersingkir. Tidak demikian halnya bagi Cristiano Ronaldo.
Pesepak bola asal Portugal itu lantas mencetak hat-trick untuk membalikkan agregat menjadi 3-2. Real Madrid kemudian melaju hingga final dan merengkuh titel Liga Champions ke-11 di akhir musim. Bahkan, Real Madrid mampu memenangi gelar itu tiga kali beruntun.
5. Hat-trick ke gawang Swedia (19 November 2013)
Ada masanya Cristiano Ronaldo begitu tidak disukai sebagian besar penikmat sepak bola. Bahkan, eks Presiden FIFA Sepp Blatter terang-terangan lebih menuding Ronaldo lebih banyak menghabiskan waktu di bar.
Jawaban yang diberikan Ronaldo sangat berkelas. Ia mencetak hat-trick ke gawang Swedia untuk mengantar Portugal menang 3-2 sekaligus lolos ke Piala Dunia 2014. FIFA lantas mengundur tenggat pemungutan suara untuk Ballon dOr dan Cristiano Ronaldo menjadi pemenangnya.
Kedua gol itu disarangkan Cristiano Ronaldo. Ketika memasuki babak tambahan, ia menggenapinya menjadi hat-trick. Trigol itu membawa CR7 sebagai orang pertama yang mengemas 100 gol di Liga Champions.
4. Hat-trick ke gawang Wolfsburg (12 April 2016)
Pada leg pertama Perempat final Liga Champions 2015/2016, Wolfsburg sukses mengejutkan dunia. Real Madrid ditekuk 2-0 di Jerman. Banyak yang meyakini, Los Blancos akan tersingkir. Tidak demikian halnya bagi Cristiano Ronaldo.
Pesepak bola asal Portugal itu lantas mencetak hat-trick untuk membalikkan agregat menjadi 3-2. Real Madrid kemudian melaju hingga final dan merengkuh titel Liga Champions ke-11 di akhir musim. Bahkan, Real Madrid mampu memenangi gelar itu tiga kali beruntun.
5. Hat-trick ke gawang Swedia (19 November 2013)
Ada masanya Cristiano Ronaldo begitu tidak disukai sebagian besar penikmat sepak bola. Bahkan, eks Presiden FIFA Sepp Blatter terang-terangan lebih menuding Ronaldo lebih banyak menghabiskan waktu di bar.
Jawaban yang diberikan Ronaldo sangat berkelas. Ia mencetak hat-trick ke gawang Swedia untuk mengantar Portugal menang 3-2 sekaligus lolos ke Piala Dunia 2014. FIFA lantas mengundur tenggat pemungutan suara untuk Ballon dOr dan Cristiano Ronaldo menjadi pemenangnya.
(sha)
Lihat Juga :