Formula 1, Perekrutan Sainz Jadi Pertaruhan Ferrari

Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:25 WIB
loading...
Formula 1, Perekrutan...
Carlos Sainz Jr. Foto/Reuters
A A A
MADRID - Keputusan merekrut Carlos Sainz Jr sebagai pembalap untuk Formula One (F1) menjadi pertaruhan besar bagi tim Scuderia Ferrari. Pasalnya, driver asal Spanyol itu tidak memiliki catatan mengesankan selama berkarier di ajang balapan jet darat paling bergengsi di dunia tersebut. (Baca: Resmi: Carlos Sainz Gantikan Vettel di Ferrari)

Ya, Sainz datang setelah Sebastian Vettel mengumumkan secara resmi meninggalkan Ferrari di akhir musim ini. Tim pabrikan asal Italia itu berharap sang pembalap dapat membantu tim mengembalikan kejayaan yang terakhir diraih pada 2007 lalu. Namun, keinginan ini bakal membutuhkan waktu mengingat faktor prestasi yang diraih Sainz sejak pertama kali turun di F1 pada 2015 belum cukup meyakinkan.

Dalam 102 balapan, Sainz hanya baru berhasil satu kali naik podium. Itu pun di posisi ketiga saat balapan berlangsung di GP Brasil tahun lalu. Namun, performanya bersama McLaren yang membuat Bos Ferrari Mattia Binotto kepincut menggunakan jasanya. Dia pun sangat yakin pembalap berusia 25 tahun itu bisa memberikan perbedaan di timnya. (Baca: Ferrari Kuasai Latihan Bebas Pertama GP Belgia 2019)

“Dengan lima musim pengalamannya, Sainz terbukti sangat berbakat dan telah menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan teknis dan atribut yang tepat untuk membuatnya cocok dengan keluarga kami," kata Binotto, dilansir grandprix247. "Kami memulai siklus baru dengan tujuan kembali ke puncak di F1. Ini akan menjadi perjalanan yang panjang, bukan tanpa kesulitan, terutama mengingat situasi keuangan dan peraturan saat ini," ujarnya.

Tidak hanya sebagai bagian dari proyek jangka panjang, Sainz juga membuat finansial Ferrari akan lebih aman. Bersama McLaren, dia mendapatkan bayaran 2,8 juta euro atau sekitar Rp44,9 miliar. Tapi, menurut surat kabar Italia Corriere della Sera, gajinya akan naik dua kali lipat antara 5,5 juta (Rp88,3 miliar) atau 6,5 juta euro (Rp104,4 miliar) di Ferrari. Jumlah tersebut belum termasuk bonus dari hasil kinerjanya di atas lintasan.

Namun, Ferrari tetap bisa berhemat dibandingkan saat bersama Vettel yang mendapatkan gaji 40 juta euro (Rp642 miliar) setahun. Sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, yang baru memperpanjang kontraknya mendapatkan gaji 9 juta euro (Rp144 miliar) setiap musim.

Dengan kepergian Vettel, tim yang berbasis di Maranello ini tidak lagi bersaing dengan Mercedes dan Red Bull dalam hal gaji. Pasalnya, dua pembalap Ferrari ini mendapatkan gaji jauh lebih rendah dibandingkan bayaran Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Tidak hanya itu, McLaren juga diduga akan mengeluarkan biaya murah setelah Sainz hengkang ke Ferrari. Karena, Daniel Ricciardo yang direkrut dari Renault akan menerima gaji 1 juta euro (Rp16 miliar). (Baca juga: Ferrari Bantah Tuduhan Verstappen)

Sementara bagi Sainz Jr, bergabung dengan Ferrari untuk dua musim ke depan merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Putra dari mantan juara dunia Reli Carlos Sainz itu juga merasa sudah tak sabar memulai petualangan barunya bersama tim yang sudah pernah mencetak juara dunia tersebut. Namun, pembalap berusia 25 tahun tersebut akan fokus untuk membela McLaren begitu F1 2020 kembali bergulir.

"Saya sangat senang bahwa saya akan mengemudi untuk Scuderia Ferrari di 2021. Saya pun gembira tentang masa depan saya dengan tim itu. Tapi, saya masih memiliki tahun yang penting di depan dengan McLaren Racing dan saya sangat menantikan untuk pergi balapan lagi dengan mereka musim ini," papar Sainz. (Raikhul Amar).
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Antonelli Tak Terbendung,...
Antonelli Tak Terbendung, Juara F1 GP Miami 2026 dan Raih Hattrick Kemenangan
Formula 1 GP Miami 2026...
Formula 1 GP Miami 2026 Siap Digelar, Ini Jadwal dan Link Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 GP China 2026...
Formula 1 GP China 2026 Hadirkan Race Seru, Saksikan Live Streaming di VISION+
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Special Bola
Prediksi Shin Tae-yong...
Bola Dunia
Prediksi Shin Tae-yong soal Kiprah Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Shin Tae-yong Sebut...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sebut Rizki Ridho Dkk Mulai Latihan Juli 2026, Siapkan TC Jangka Panjang
John Herdman Bahagia,...
Bola Dunia
John Herdman Bahagia, Laurin Ulrich, Demiane Agustien dan Julian Oerip Perkuat Timnas Indonesia?
Rekomendasi
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved