Sebelum Pensiun, Djokovic Berambisi Jadi Raja Tenis
Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:32 WIB
loading...
Novan Djokovic. Foto/AP
A
A
A
BELGRADE - Target tinggi dibidik Novak Djokovic sebelum memutuskan pensiun dari dunia tenis profesional. Petenis asal Serbia itu berambisi menobatkan dirinya sebagai raja tenis dengan meraih gelar Grand Slam terbanyak dan menjadi petenis nomor satu dunia terlama dalam sejarah.
Saat ini, Djokovic sudah meraih 17 gelar Grand Slam. Dimulai saat meraih trofi juara Australia Terbuka 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019, 2020; Prancis Terbuka 2016; Wimbledon 2011, 2014, 2015, 2018, 2019; dan Amerika Serikat Terbuka 2011, 2015, 2018. Namun, pencapaian itu masih terpaut cukup jauh dari dua rival beratnya, Roger Federer dengan 20 gelar, dan Rafael Nadal mengoleksi 19 gelar.
Meski masih tertinggal dalam jumlah koleksi gelar Grand Slam, petenis nomor satu dunia itu percaya diri jika dirinya masih sanggup menyalip kedua pesaingnya itu. "Saya selalu percaya pada diri sendiri. Saya yakin bisa memenangkan Grand Slam lebih banyak dan memecahkan rekor untuk nomor satu dunia terlama. Itu jelas tujuan saya sekarang," ucap Djokovic, dilansir thenewdaily. (Baca: Djokovic Kejar Rekor Federer Terlama No.1 Rangking Dunia ATP)
Petenis berusia 32 tahun itu memang patut percaya diri bisa mewujudkan ambisinya tersebut. Sebelum pandemi virus korona menghentikan seluruh pertandingan tenis pada awal Maret lalu, Djokovic berada dalam performa yang mengesankan. Terbukti, dia mampu membawa Serbia menjadi juara Piala ATP, merengkuh gelar Grand slam Australia Terbuka, dan mengangkat trofi kejuaraan tenis di Dubai untuk kelima kali. Bahkan, pencapaian itu membuatnya memperpanjang rekor belum terkalahkan dalam 21 pertandingan beruntun.
Sementara untuk menjadi petenis nomor satu dunia terlama, Djokovic sudah memiliki rekor selama 282 pekan. Tapi, dia masih kalah dari Federer yang bertahan di peringkat satu selama 310 pekan. Bahkan, Djoker—julukan Djokovic—masih berselisih empat pekan dari mantan petenis AS Pete Sampras.
Saat ini, Djokovic sudah meraih 17 gelar Grand Slam. Dimulai saat meraih trofi juara Australia Terbuka 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019, 2020; Prancis Terbuka 2016; Wimbledon 2011, 2014, 2015, 2018, 2019; dan Amerika Serikat Terbuka 2011, 2015, 2018. Namun, pencapaian itu masih terpaut cukup jauh dari dua rival beratnya, Roger Federer dengan 20 gelar, dan Rafael Nadal mengoleksi 19 gelar.
Meski masih tertinggal dalam jumlah koleksi gelar Grand Slam, petenis nomor satu dunia itu percaya diri jika dirinya masih sanggup menyalip kedua pesaingnya itu. "Saya selalu percaya pada diri sendiri. Saya yakin bisa memenangkan Grand Slam lebih banyak dan memecahkan rekor untuk nomor satu dunia terlama. Itu jelas tujuan saya sekarang," ucap Djokovic, dilansir thenewdaily. (Baca: Djokovic Kejar Rekor Federer Terlama No.1 Rangking Dunia ATP)
Petenis berusia 32 tahun itu memang patut percaya diri bisa mewujudkan ambisinya tersebut. Sebelum pandemi virus korona menghentikan seluruh pertandingan tenis pada awal Maret lalu, Djokovic berada dalam performa yang mengesankan. Terbukti, dia mampu membawa Serbia menjadi juara Piala ATP, merengkuh gelar Grand slam Australia Terbuka, dan mengangkat trofi kejuaraan tenis di Dubai untuk kelima kali. Bahkan, pencapaian itu membuatnya memperpanjang rekor belum terkalahkan dalam 21 pertandingan beruntun.
Sementara untuk menjadi petenis nomor satu dunia terlama, Djokovic sudah memiliki rekor selama 282 pekan. Tapi, dia masih kalah dari Federer yang bertahan di peringkat satu selama 310 pekan. Bahkan, Djoker—julukan Djokovic—masih berselisih empat pekan dari mantan petenis AS Pete Sampras.
Lihat Juga :