Lorenzo Cemas Mental Marquez Akan Terganggu Akibat Cedera Panjang
Sabtu, 13 Februari 2021 - 11:05 WIB
loading...
Mantan Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo merasa kondisi mental Marc Marquez pasti terdampak akibat cedera parah yang dialaminya. Foto: instagram
A
A
A
LUGANO - Mantan Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo merasa kondisi mental Marc Marquez pasti terdampak akibat cedera parah yang dialaminya. Namun, disisi lai, The Baby Alien bisa semakin dewasa.
Marquez mengalami cedera patah tulang humerus di lengan kanannya saat seri pembuka MotoGP 2020 pada 19 Juli 2020. Pembalap asal Spanyol itu lalu menjalani operasi pertama pada 21 Juli di Barcelona. Selang tiga hari, dia sudah diizinkan naik motor lagi pada di GP Andalusia.
Baca Juga: Sepuluh Pekan Pascaoperasi, Kondisi Cedera Marc Marquez Membaik
Keputusan tim medis MotoGP itu berakibat fatal. Marquez mundur dari lomba karena merasakan sakit. Ternyata, rider berusia 27 tahun itu membutuhkan operasi kedua pada awal Agustus. Cederanya tidak kunjung membaik hingga harus naik meja operasi lagi pada Desember silam.
Dari operasi ketiga, terungkap Marquez mengalami pseudoarthrosis. Kondisi itu terjadi ketika tulang tidak mampu memulihkan patahan setelah operasi kedua. Cederanya kini memang berangsur membaik.
Namun, cedera parah selalu mengandung risiko tersendiri. Lorenzo tahu betul mengenai dampak cedera. Sebab, dia memutuskan pensiun pada pengujung MotoGP 2019 gara-gara ancaman lumpuh permanen.
Tekanan seperti yang pernah dirasakan Lorenzo, diyakini bakal mengelayuti pikiran Marquez. Por Fuera yakin, sisi mental mantan rekan setimnya itu bakal terdampak. Meski demikian, masih ada sisi positif yang bisa diambil.
Marquez mengalami cedera patah tulang humerus di lengan kanannya saat seri pembuka MotoGP 2020 pada 19 Juli 2020. Pembalap asal Spanyol itu lalu menjalani operasi pertama pada 21 Juli di Barcelona. Selang tiga hari, dia sudah diizinkan naik motor lagi pada di GP Andalusia.
Baca Juga: Sepuluh Pekan Pascaoperasi, Kondisi Cedera Marc Marquez Membaik
Keputusan tim medis MotoGP itu berakibat fatal. Marquez mundur dari lomba karena merasakan sakit. Ternyata, rider berusia 27 tahun itu membutuhkan operasi kedua pada awal Agustus. Cederanya tidak kunjung membaik hingga harus naik meja operasi lagi pada Desember silam.
Dari operasi ketiga, terungkap Marquez mengalami pseudoarthrosis. Kondisi itu terjadi ketika tulang tidak mampu memulihkan patahan setelah operasi kedua. Cederanya kini memang berangsur membaik.
Namun, cedera parah selalu mengandung risiko tersendiri. Lorenzo tahu betul mengenai dampak cedera. Sebab, dia memutuskan pensiun pada pengujung MotoGP 2019 gara-gara ancaman lumpuh permanen.
Tekanan seperti yang pernah dirasakan Lorenzo, diyakini bakal mengelayuti pikiran Marquez. Por Fuera yakin, sisi mental mantan rekan setimnya itu bakal terdampak. Meski demikian, masih ada sisi positif yang bisa diambil.
Lihat Juga :