Alisson-Ozan Kabak Blunder Fatal, Klopp Ungkap Kekecewaan
Minggu, 14 Februari 2021 - 00:31 WIB
loading...
Blunder kiper Alisson Becker dan bek Ozan Kabak berbuah gol Leicester City/Foto/Reuters
A
A
A
LEICESTER - Liverpool kembali menelan hasil negatif usai disikat Leicester City 1-3 dalam laga Liga Primer 2020/2021 di Stadion King Power, Sabtu (13/2/2021) malam WIB. Blunder fatal kiper Alisson Becker dan bek anyar Ozan Kabak mewarnai kekalahan itu.
Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol Mohamed Salah di menit ke-67. Namun, James Maddison mampu menyamakan skor pada menit ke-78. Petaka kemudian hadir bagi Liverpool di menit ke-81. Umpan lambung dari Youri Tielemans, gagal diantisipasi dengan baik.
Baca juga: Leicester Cetak Comeback, Liverpool Telan Tiga Kekalahan Beruntun .
Celakanya lagi, kiper Alisson Becker kembali melakukan blunder. Kiper berpaspor Brasil itu sengaja keluar dari sarangnya untuk menyapu bola. Namun, di saat bersamaan, Ozan Kabak juga ingin menjauhkan bola dari wilayah pertahanan.
Alisson yang sampai lebih dulu, malah menendang Ozan Kabak. Bola mengalir ke arah Jamie Vardy dan dengan mudah diceploskan ke gawang yang kosong melompong. Kesalahan itu tak luput dari komentar sang manajer, Juergen Klopp , yang kecewa karena tidak adanya koordinasi di lini belakang.
Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol Mohamed Salah di menit ke-67. Namun, James Maddison mampu menyamakan skor pada menit ke-78. Petaka kemudian hadir bagi Liverpool di menit ke-81. Umpan lambung dari Youri Tielemans, gagal diantisipasi dengan baik.
Baca juga: Leicester Cetak Comeback, Liverpool Telan Tiga Kekalahan Beruntun .
Celakanya lagi, kiper Alisson Becker kembali melakukan blunder. Kiper berpaspor Brasil itu sengaja keluar dari sarangnya untuk menyapu bola. Namun, di saat bersamaan, Ozan Kabak juga ingin menjauhkan bola dari wilayah pertahanan.
Alisson yang sampai lebih dulu, malah menendang Ozan Kabak. Bola mengalir ke arah Jamie Vardy dan dengan mudah diceploskan ke gawang yang kosong melompong. Kesalahan itu tak luput dari komentar sang manajer, Juergen Klopp , yang kecewa karena tidak adanya koordinasi di lini belakang.
Lihat Juga :