Ibunda Rossi Kasihan dengan Marquez
Rabu, 17 Februari 2021 - 00:02 WIB
loading...
A
A
A
Sejak memulai kariernya sebagai seorang pembalap, ada banyak pembalap yang mencoba untuk bertarung di lintasan balap. Marc Marquez adalah pembalap terakhir yang bisa dikatakan sukses mengendalikan hegemoni balapan motor paling prestisius ini.
Kedatangan Marquez di kelas utama sudah banyak menghadirkan rekor dan menciptakan suasana yang mengundang atensi penggemar. Salah satunya peristiwa yang tidak akan dilupakan Rossi ketika Marquez mencoba memancing emosinya pada 2015.
Akibatnya, Rossi gagal mengamankan gelar kesepuluh sepanjang kariernya setelah mendapat sanksi pada balapan terakhir GP Valencia usai dinyatakan bersalah lantaran menyenggol Marquez di Sirkuit Internasional Sepang.
Rossi bahkan pernah berucap bahwa dirinya tidak akan pernah melupakan peristiwa dengan Marquez, dan pemilik nomor 46 itu tidak akan pernah memaafkan The Baby Alien. Tetapi Stefania Palma memandang kejadian itu dengan pandangan yang berbeda.
"Saya merasa kasihan melihat Marc meski dia bukan anak saya. Saya menderita ketika dia kembali ke Jerez untuk kedua kalinya setelah operasi. Sungguh mengesankan meliatnya setelah seminggu mengendarai motor. Marc membuat saya terkesan, seperti Jorge Lorenzo di Assen," ungkapnya.
Kedatangan Marquez di kelas utama sudah banyak menghadirkan rekor dan menciptakan suasana yang mengundang atensi penggemar. Salah satunya peristiwa yang tidak akan dilupakan Rossi ketika Marquez mencoba memancing emosinya pada 2015.
Akibatnya, Rossi gagal mengamankan gelar kesepuluh sepanjang kariernya setelah mendapat sanksi pada balapan terakhir GP Valencia usai dinyatakan bersalah lantaran menyenggol Marquez di Sirkuit Internasional Sepang.
Rossi bahkan pernah berucap bahwa dirinya tidak akan pernah melupakan peristiwa dengan Marquez, dan pemilik nomor 46 itu tidak akan pernah memaafkan The Baby Alien. Tetapi Stefania Palma memandang kejadian itu dengan pandangan yang berbeda.
"Saya merasa kasihan melihat Marc meski dia bukan anak saya. Saya menderita ketika dia kembali ke Jerez untuk kedua kalinya setelah operasi. Sungguh mengesankan meliatnya setelah seminggu mengendarai motor. Marc membuat saya terkesan, seperti Jorge Lorenzo di Assen," ungkapnya.
(sha)
Lihat Juga :