Inter Milan Alami Krisis Finansial, Butuh Suntikan Dana
Senin, 22 Februari 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan pemikiran ini, Suning telah menunjuk konsultan utama di Asia untuk bekerja dengan mereka guna menemukan mitra yang sesuai, baik itu penyuntikan ekuitas atau yang lainnya. Diskusi dengan mitra potensial utama dalam hal ini sedang berlangsung."
Lebih jauh, Williams menuturkan dengan tantangan signifikan yang dihadapi tahun ini, Inter tetap dalam posisi yang kuat dalam perburuan gelar tahun ini. "Klub dan properti kami telah mengambil langkah signifikan untuk memastikan masa depan klub. Kami masih bermain secara tertutup dan, seperti banyak klub top Eropa lainnya, kami terus menghadapi tantangan yang berkelanjutan karena pandemi Covid-19."
“Pada tahap ini, kami tidak bisa mengatakan kapan fans akan kembali ke stadion, tapi kami berharap akhir dari periode sulit ini tidak terlalu jauh. Penutupan stadion memiliki dampak yang jelas pada hilangnya pendapatan tiket yang bisa mempengaruhi klub besar lebih dari klub kecil. Dampak pandemi juga terlihat pada depresi seluruh sektor ekonomi."
"Ketika biasanya kami dapat mengambil kesempatan untuk mengurangi tagihan gaji dan menghasilkan uang tambahan melalui penjualan pemain, situasi tahun ini membuat semuanya menjadi lebih sulit. Dan meskipun kami dapat memperkuat tim dengan transfer dan pinjaman gratis, tagihan gaji mungkin lebih tinggi dari yang kami inginkan," pungkas Williams.
Lebih jauh, Williams menuturkan dengan tantangan signifikan yang dihadapi tahun ini, Inter tetap dalam posisi yang kuat dalam perburuan gelar tahun ini. "Klub dan properti kami telah mengambil langkah signifikan untuk memastikan masa depan klub. Kami masih bermain secara tertutup dan, seperti banyak klub top Eropa lainnya, kami terus menghadapi tantangan yang berkelanjutan karena pandemi Covid-19."
“Pada tahap ini, kami tidak bisa mengatakan kapan fans akan kembali ke stadion, tapi kami berharap akhir dari periode sulit ini tidak terlalu jauh. Penutupan stadion memiliki dampak yang jelas pada hilangnya pendapatan tiket yang bisa mempengaruhi klub besar lebih dari klub kecil. Dampak pandemi juga terlihat pada depresi seluruh sektor ekonomi."
"Ketika biasanya kami dapat mengambil kesempatan untuk mengurangi tagihan gaji dan menghasilkan uang tambahan melalui penjualan pemain, situasi tahun ini membuat semuanya menjadi lebih sulit. Dan meskipun kami dapat memperkuat tim dengan transfer dan pinjaman gratis, tagihan gaji mungkin lebih tinggi dari yang kami inginkan," pungkas Williams.
(mirz)
Lihat Juga :