Turnamen Biliar Hot Nine: Angeline Ticoalu dari Jateng akan berhadapan dengan Putrini Sianturi dari Banten
Jum'at, 26 Februari 2021 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai pebiliar yang turun di Hot Nine, termasuk lawan yang akan dihadapinya, Angel mengatakan semuanya sama, tidak ada yang berat atau ringan.
“Enggak ada yang berat atau ringan sih. Kalau saya prinsipnya biliar melawan diri sendiri.”
Putrini Sianturi lahir di Jakarta 34 tahun lalu, meraih medali perunggu di PON 2012, menjadi finalis Pepi Cup pada 2016 dan medali perunggu di kejurnas 9 ball pada 2018.
Putrini mengatakan selama pandemi ini memang tidak banyak yang bisa dilakukan. Tetapi ia tetap menyiapkan diri dengan baik untuk turnamen ini.
“Pelatihan pribadi sendiri saja tidak banyak yang bisa dilakukan selama kondisi pandemi ini. Paling tidak bermain di arena biliar untuk sekedar melatih skill dan teknik.”
Putrini merasa beruntung dapat bertanding di turnamen yang diikuti 16 pebiliar dari berbagai daerah ini.
“Ajang turnamen Hot Nine merupakan platform yang sangat bagus untuk memperkenalkan biliar ke masyarakat luas, dikarenakan pandemi tidak dapat berkumpul bersama rekan-rekan satu provinsi untuk berlatih. Jadi ajang ini merupakan kesempatan bagus untuk para atlet wanita dan harapannya biliar juga makin digemari masyarakat umum.”
“Enggak ada yang berat atau ringan sih. Kalau saya prinsipnya biliar melawan diri sendiri.”
Putrini Sianturi lahir di Jakarta 34 tahun lalu, meraih medali perunggu di PON 2012, menjadi finalis Pepi Cup pada 2016 dan medali perunggu di kejurnas 9 ball pada 2018.
Putrini mengatakan selama pandemi ini memang tidak banyak yang bisa dilakukan. Tetapi ia tetap menyiapkan diri dengan baik untuk turnamen ini.
“Pelatihan pribadi sendiri saja tidak banyak yang bisa dilakukan selama kondisi pandemi ini. Paling tidak bermain di arena biliar untuk sekedar melatih skill dan teknik.”
Putrini merasa beruntung dapat bertanding di turnamen yang diikuti 16 pebiliar dari berbagai daerah ini.
“Ajang turnamen Hot Nine merupakan platform yang sangat bagus untuk memperkenalkan biliar ke masyarakat luas, dikarenakan pandemi tidak dapat berkumpul bersama rekan-rekan satu provinsi untuk berlatih. Jadi ajang ini merupakan kesempatan bagus untuk para atlet wanita dan harapannya biliar juga makin digemari masyarakat umum.”
Lihat Juga :