Aturan Baru Futsal Mempermudah Wasit Memimpin Pertandingan
Jum'at, 05 Maret 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rapor Merah Liverpool di Anfield, Klopp Emoh Cari Alasan
Paling tidak ada tiga catatan dari Wahyu mengenai peraturan baru ini. Pertama tentang gawang, ketika gawang bergeser dan itu dilakukan oleh pemain bertahan maka gol tetap disahkan.
Kedua, pada akhir pertandingan, di pasal 7 tentang waktu pertandingan, akhir waktu pertandingan sudah tidak lagi menunggu. Tetapi jika sudah selesai, maka sudah selesai. Jadi mempermudah dalam wasit menyelesaikan pertandingan
Ketiga, terkait dogso atau pelanggaran menggagalkan gol atau peluang jelas mencetak gol . Saat ini, pelanggaran dogso ditambah satu kriteria dengan tambahan apakah gawangnya dijaga atau tidak oleh kiper. Dengan demikian, pemberian kartu merah untuk pelanggaran dogso lebih bisa diminimalisir, untuk tetap menjaga marwah pertandingan yang seimbang.
“Yang pasti permainan akan semakin fair, semakin mudah dan semakin enak untuk di lihat, dan menjadikan futsal lebih menghibur,” jelas dia.
FIFA Futuro 3 (Match Commissioner) Instructor Mochamad Achwani berpendapat, amandemen ini dilakukan untuk menjawab perkembangan pesat permainan futsal dan mendorong futsal usia dini dan usia muda supaya lebih berkembang lagi. Amandemen ini berusaha untuk menyederhanakan permainan dan banyak membawa aspek dari peraturan futsal sejalan dengan sepakbola.
“Fokus amandemen ada pada keadilan, integritas, rasa hormat, keselamatan, kesenangan para peserta,” sebut Mochamad.
Paling tidak ada tiga catatan dari Wahyu mengenai peraturan baru ini. Pertama tentang gawang, ketika gawang bergeser dan itu dilakukan oleh pemain bertahan maka gol tetap disahkan.
Kedua, pada akhir pertandingan, di pasal 7 tentang waktu pertandingan, akhir waktu pertandingan sudah tidak lagi menunggu. Tetapi jika sudah selesai, maka sudah selesai. Jadi mempermudah dalam wasit menyelesaikan pertandingan
Ketiga, terkait dogso atau pelanggaran menggagalkan gol atau peluang jelas mencetak gol . Saat ini, pelanggaran dogso ditambah satu kriteria dengan tambahan apakah gawangnya dijaga atau tidak oleh kiper. Dengan demikian, pemberian kartu merah untuk pelanggaran dogso lebih bisa diminimalisir, untuk tetap menjaga marwah pertandingan yang seimbang.
“Yang pasti permainan akan semakin fair, semakin mudah dan semakin enak untuk di lihat, dan menjadikan futsal lebih menghibur,” jelas dia.
FIFA Futuro 3 (Match Commissioner) Instructor Mochamad Achwani berpendapat, amandemen ini dilakukan untuk menjawab perkembangan pesat permainan futsal dan mendorong futsal usia dini dan usia muda supaya lebih berkembang lagi. Amandemen ini berusaha untuk menyederhanakan permainan dan banyak membawa aspek dari peraturan futsal sejalan dengan sepakbola.
“Fokus amandemen ada pada keadilan, integritas, rasa hormat, keselamatan, kesenangan para peserta,” sebut Mochamad.
Lihat Juga :