TNI Akan Bantu Aprilia Manganang Ubah Statusnya
Selasa, 09 Maret 2021 - 19:57 WIB
loading...
TNI Akan Bantu Aprilia Manganang Ubah Statusnya
A
A
A
JAKARTA - Mantan pevoli Tanah Air yang sekarang menjabat Sersan Dua (Serda), Aprilia Manganang, dikonfirmasi sebagai laki-laki sejati oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa . Oleh sebab itu, TNI akan membantu anggotanya tersebut untuk mengubah status jenis kelaminnya dari perempuan menjadi laki-laki.
Aprilia sempat mencuri perhatian ketika membela Tim Nasional (Timnas) voli putri Indonesia di Asian Games 2018 . Sebab, parasnya yang menyerupai laki-laki.
Baca Juga: KSAD Andika Perkasa: Aprilia Manganang Laki-Laki
Publik pun ikut bertanya-tanya soal sosok Aprilia, bahkan sampai sekarang ketika dia telah pensiun. Akan tetapi, rasa penasaran publik terjawab karena Aprilia memang laki-laki sejati.
Jadi, sejak lahir, Aprilia menderita Hipospadia, sebuah kondisi langka ketika lubang urinpenis ada pada bagian bawah dan bukannya di ujung. Hipospadias adalah kondisi bawaan yang relatif jarang.
Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan serius pula.
Kelainan Aprilia tidak ditangani dengan maksimal karena ketidakpahaman dan kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu. Alhasil, hingga berumur 28 tahun, dia mendapatkan status perempuan.
Aprilia sempat mencuri perhatian ketika membela Tim Nasional (Timnas) voli putri Indonesia di Asian Games 2018 . Sebab, parasnya yang menyerupai laki-laki.
Baca Juga: KSAD Andika Perkasa: Aprilia Manganang Laki-Laki
Publik pun ikut bertanya-tanya soal sosok Aprilia, bahkan sampai sekarang ketika dia telah pensiun. Akan tetapi, rasa penasaran publik terjawab karena Aprilia memang laki-laki sejati.
Jadi, sejak lahir, Aprilia menderita Hipospadia, sebuah kondisi langka ketika lubang urinpenis ada pada bagian bawah dan bukannya di ujung. Hipospadias adalah kondisi bawaan yang relatif jarang.
Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan serius pula.
Kelainan Aprilia tidak ditangani dengan maksimal karena ketidakpahaman dan kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu. Alhasil, hingga berumur 28 tahun, dia mendapatkan status perempuan.
Lihat Juga :