Bangun Industri Olahraga, KONI Gandeng LPDUK dan Jakpro
Senin, 15 Maret 2021 - 18:39 WIB
loading...
A
A
A
Plt Direktur LPDUK Firtian Judiswandarta mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan KONI dan Jakpro demi kemajuan prestasi olahraga di Tanah Air. Selain itu, dia menambahkan LPDUK siap memberikan pelayanan kepada masyarakat atau stakeholder bagaimana untuk pengembangan olahraga, keberhasilan industrialisasi olahraga dan sport tourism yang nantinya akan digagas KONI.
“Kita tahu, olahraga industri di Indonesia belum berkembang. Tapi ada peluang ke depan bahwa Indonesia bisa untuk itu. Jadi ini suatu kebanggaan buat kita dengan adanya kerja sama dengan KONI dan Jakpro,” tambahnya.
Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora, Samsudin yang mewakili Menpora Zainudin Amali mendukung kolaborasi tiga lembaga tersebut. Pihaknya juga yakin MoU ini akan memberikan keuntungan maksimal bagi semua yang terlibat di dalamnya.
Pihaknya menyarankan kerja sama tidak berhenti sampai di sini, tapi juga dapat dilakukan pada PON Papua yang akan digelar pada Oktober mendatang. Menurut Samsudin, LPDUK bisa masuk untuk membantu mencari dana sponsor demi lancarnya event di Papua.
"Nanti dana yang terkumpul melalui LPDUK bisa untuk membuat souvenir, pernak-pernik ataupun logo-logo, yang bisa menghasilkan keuntungan baik dari tiket penonton, dan seterusnya. Nantinya akan ada pemasukan bagi negara dan KONI Pusat sebagai penyelenggaranya,” kata Samsudin.
“Kita tahu, olahraga industri di Indonesia belum berkembang. Tapi ada peluang ke depan bahwa Indonesia bisa untuk itu. Jadi ini suatu kebanggaan buat kita dengan adanya kerja sama dengan KONI dan Jakpro,” tambahnya.
Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora, Samsudin yang mewakili Menpora Zainudin Amali mendukung kolaborasi tiga lembaga tersebut. Pihaknya juga yakin MoU ini akan memberikan keuntungan maksimal bagi semua yang terlibat di dalamnya.
Pihaknya menyarankan kerja sama tidak berhenti sampai di sini, tapi juga dapat dilakukan pada PON Papua yang akan digelar pada Oktober mendatang. Menurut Samsudin, LPDUK bisa masuk untuk membantu mencari dana sponsor demi lancarnya event di Papua.
"Nanti dana yang terkumpul melalui LPDUK bisa untuk membuat souvenir, pernak-pernik ataupun logo-logo, yang bisa menghasilkan keuntungan baik dari tiket penonton, dan seterusnya. Nantinya akan ada pemasukan bagi negara dan KONI Pusat sebagai penyelenggaranya,” kata Samsudin.
(abr)
Lihat Juga :