Evaluasi Tes Pramusim 2021, Morbidelli Buka Suara Kelemahan Motor Balap Yamaha

Rabu, 17 Maret 2021 - 15:02 WIB
loading...
Evaluasi Tes Pramusim...
Franco Morbidelli ungkap kelemahan di tunggangannnya/Foto/Twitter
A A A
DOHA - Yamaha mencatat hasil cukup baik di tes pramusim MotoGP 2021 . Meski begitu pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli mengungkap masih ada kelemahan di tunggangannnya yang membuat kendaraannya tidak kompetitif melawan pesaingnya.

Dalam tes yang dilangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar, pekan lalu, tiga pembalap Yamaha berhasil menduduki posisi empat besar pada hari terakhir pengujian. Namun, Morbidelli menerangkan bahwa motor balap timnya, YZR-M1, masih memiliki kelemahan saat melaju di lintasan lurus. Hal ini diketahui Morbidelli setelah melihat catatan top speed mereka.

Baca juga: Crutchlow Ingatkan Pesaing: Marquez adalah Marquez, Dia Tak Pernah Lambat, Pasti!

Ketika melaju di lintasan lurus, YZR-M1 kalah cepat dari motor balap pabrikan lain, utamanya Ducati. Maka dari itu, Morbidelli tak heran jika pada akhirnya pembalap Ducati, Jack Miller, yang mencatatkan waktu putaran tercepat pada tes pramusim.

Baca juga: Bagi Yamaha, Peran Valentino Rossi Tetap Penting .

Selain itu, Morbidelli menilai motor balap Yamaha juga masih memiliki masalah dalam hal pengereman. Menurutnya, tim harus segera berbenah jika ingin bersaing dalam memperebutkan gelar juara.

"Trek lurus dan zona pengereman bukanlah kekuatan. Saya memiliki sepeda motor yang bisa membuat saya menang. Tapi saya tidak memiliki sepeda motor yang bisa membuat saya melawan dengan sangat baik,” beber Morbidelli, dilansir dari Motorsport Total, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Marc Marquez Tak Lagi Favorit Juara di MotoGP 2021 .

"Saya tidak bertemu terlalu banyak pembalap di trek. Tapi saya setuju. Kami rentan di trek lurus. Itulah mengapa kami tidak bisa menyalip saat menginjak rem. Saat tikungan mendekat, kami jauh dari lawan," sambungnya.

Menurut Morbidelli, untuk mengatasi hal ini, para pembalap Yamaha harus tampil baik saat sesi kualifikasi. Karena, seandainya mereka bisa merebut dua grid terdepan, hal itu akan memudahkan mereka dalam bersaing.

Sebaliknya, seandainya para pembalap Yamaha start dari grid belakang, maka mereka akan sangat kesulitan untuk bisa menyalip para pembalap di depannya. Apalagi seandainya mereka terjebak dalam kerumunan.

"Lebih baik ketika kami berada di depan lawan kami. Penting bagi kami untuk berada di dua baris pertama di grid. Itu penting bagi saya dan juga bagi pebalap Yamaha lainnya," jelas Morbidelli.

Dalam gelaran MotoGP 2020 Morbidelli berhasil membuat kejutan dengan menjadi runner-up kejuaraan usai memenangi tiga seri balapan. Morbidelli pun cukup optimis untuk mengarungi musim ini.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
Kualifikasi MotoGP Italia...
Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Pole Position, Marc Marquez Keempat
Jadwal MotoGP Italia...
Jadwal MotoGP Italia 2026: Sprint Race hingga Main Race Live di VISION+
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Harley-Davidson Luncurkan...
Harley-Davidson Luncurkan Empat Model Sport-Touring Baru di MotoGP Thailand 2026
Special Bola
Eks Arsenal Thomas Partey...
Bola Dunia
Eks Arsenal Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, Gagal Perkuat Timnas Ghana di Piala Dunia 2026?
Dukungan Total Suporter...
Bola Dunia
Dukungan Total Suporter Panaskan Atmosfer Okezone National Championship 2026
Juara Bertahan Okezone...
Bola Dunia
Juara Bertahan Okezone National Championship SMAN 1 Parung Kalah di Laga Pertama!
Rekomendasi
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Infografis
Tes MotoGP 2023 Sepang,...
Tes MotoGP 2023 Sepang, Marc Marquez Jajal 4 Motor Beda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved