Sajikan Balapan Sengit, GP Doha 2021 Pecahkan Rekor Menakjubkan
Senin, 05 April 2021 - 03:05 WIB
loading...
Balapan sengit tersaji pada GP Doha 2021. Pasalnya jarak antara Fabio Quartararo selaku pemenang dengan pembalap di posisi 15 Miguel Oliveira hanya 8,928 detik. Foto: twitter
A
A
A
DOHA - Balapan sengit tersaji pada GP Doha 2021 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Senin (5/4/2021) dini hari WIB. Pasalnya jarak antara Fabio Quartararo selaku pemenang dengan pembalap di posisi 15, Miguel Oliveira hanya 8,928 detik.
Baca Juga: Lewati Jorge Martin Jelang Akhir Balapan, Fabio Quartararo Menangi GP Doha
Keseruan seri kedua MotoGP 2021 itu sudah terlihat sejak lima lampu start dimatikan. Pole sitter Jorge Martin mampu mempertahankan posisinya saat melewati tikungan pertama. Johann Zarco, Miguel Oliveira, dan Aleix Espargaro, menguntit di posisi 2-4.
Sebagai pemimpin balapan, Martin berusaha membuka jarak dengan pembalap-pembalap di belakangnya. Namun, pembalap Pramac Ducati itu pada akhirnya gagal menang. Martinator sempat memimpin hingga putaran 19 ketika posisinya diambil alih Quartararo.
Ketika El Diablo mengambil alih posisi terdepan, di belakangnya terjadi saling susul. Pergantian posisi di antara para pembalap memang sangat sering terjadi sepanjang 22 putaran. Bahkan, Zarco baru bisa merebut posisi dua dari tangan Martin tepat beberapa meter jelang finis.
Menariknya, jarak yang tercipta di antara para pembalap sangat tipis. Dari Quartararo hingga Oliveira hanya dipisahkan jarak 8,928 detik. Menurut laman resmi MotoGP, itu adalah selisih paling dekat di antara 15 pembalap yang menorehkan poin.
“8,928 detik. Itu adalah selisih antara sang pemenang Quartararo dengan penghuni posisi 15 Oliveira. Itu adalah finis paling dekat di 15 besar yang pernah kami lihat di MotoGP,” bunyi tulisan di laman resmi MotoGP.
Baca Juga: Lewati Jorge Martin Jelang Akhir Balapan, Fabio Quartararo Menangi GP Doha
Keseruan seri kedua MotoGP 2021 itu sudah terlihat sejak lima lampu start dimatikan. Pole sitter Jorge Martin mampu mempertahankan posisinya saat melewati tikungan pertama. Johann Zarco, Miguel Oliveira, dan Aleix Espargaro, menguntit di posisi 2-4.
Sebagai pemimpin balapan, Martin berusaha membuka jarak dengan pembalap-pembalap di belakangnya. Namun, pembalap Pramac Ducati itu pada akhirnya gagal menang. Martinator sempat memimpin hingga putaran 19 ketika posisinya diambil alih Quartararo.
Ketika El Diablo mengambil alih posisi terdepan, di belakangnya terjadi saling susul. Pergantian posisi di antara para pembalap memang sangat sering terjadi sepanjang 22 putaran. Bahkan, Zarco baru bisa merebut posisi dua dari tangan Martin tepat beberapa meter jelang finis.
Menariknya, jarak yang tercipta di antara para pembalap sangat tipis. Dari Quartararo hingga Oliveira hanya dipisahkan jarak 8,928 detik. Menurut laman resmi MotoGP, itu adalah selisih paling dekat di antara 15 pembalap yang menorehkan poin.
“8,928 detik. Itu adalah selisih antara sang pemenang Quartararo dengan penghuni posisi 15 Oliveira. Itu adalah finis paling dekat di 15 besar yang pernah kami lihat di MotoGP,” bunyi tulisan di laman resmi MotoGP.
Lihat Juga :