Gagal Angkat Performa Tim, Duo Asing Arema FC Jadi Sorotan
Senin, 05 April 2021 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau pemain asing yang dua itu, kita sudah tahu, diteruskan atau tidak," ucap Ruddy Widodo ditemui pada Senin (5/4/2021) di Kota Malang.
Selain evaluasi pelatih kepala, evaluasi apakah akan ada penambahan pemain telah dilakukan. Namun pria asal Madiun ini juga masih enggan membeberkan hasil evaluasi manejemen. Pihaknya memilih menunggu opsi pelatih kepala definitif yang datang untuk memastikan pemain mana saja yang menjadi bagian dari tim Arema FC di kompetisi Liga 1 tahun 2021 mendatang.
"Makanya itu (terkait penambahan pemain) nanti akan dilakukan diskusi dengan pelatih kepala itu. Nambah pemain (pasti) sepertinya. Sudah ada calon, yang memutuskan nanti direksi, apakah lokal atau asing. Saya sudah berdiskusi hingga pukul 02.00 WIB setelah Arema FC kalah," terang pria berkacamata ini.
Namun saat ini yang jelas disebut Ruddy, posisi yang paling penting dan urgen ada di pelatih kepala. Karena nantinya pelatih kepala juga akan mempengaruhi kebijakan transfer pemain yang kurang.
"Apakah mencari penjaga gawang baru, atau yang ada diperbaiki. Nanti diskusi dengan pelatih baru. Yang paling urgent adalah pelatih kepala itu," ujarnya.
Selain evaluasi pelatih kepala, evaluasi apakah akan ada penambahan pemain telah dilakukan. Namun pria asal Madiun ini juga masih enggan membeberkan hasil evaluasi manejemen. Pihaknya memilih menunggu opsi pelatih kepala definitif yang datang untuk memastikan pemain mana saja yang menjadi bagian dari tim Arema FC di kompetisi Liga 1 tahun 2021 mendatang.
"Makanya itu (terkait penambahan pemain) nanti akan dilakukan diskusi dengan pelatih kepala itu. Nambah pemain (pasti) sepertinya. Sudah ada calon, yang memutuskan nanti direksi, apakah lokal atau asing. Saya sudah berdiskusi hingga pukul 02.00 WIB setelah Arema FC kalah," terang pria berkacamata ini.
Namun saat ini yang jelas disebut Ruddy, posisi yang paling penting dan urgen ada di pelatih kepala. Karena nantinya pelatih kepala juga akan mempengaruhi kebijakan transfer pemain yang kurang.
"Apakah mencari penjaga gawang baru, atau yang ada diperbaiki. Nanti diskusi dengan pelatih baru. Yang paling urgent adalah pelatih kepala itu," ujarnya.
(sha)
Lihat Juga :