Jelang Arsenal vs Slavia Praha, Statistik Arteta Lebih Buruk Dibanding Wenger dan Emery
Kamis, 08 April 2021 - 21:31 WIB
loading...
Pelatih Arsenal Mikel Arteta/Foto/Reuters
A
A
A
LONDON - Kekalahan telak 0-3 Arsenal melawan Liverpool merupakan pertandingan liga ke-50 Mikel Arteta sebagai pelatih. Statistik kemenangan Pelatih asal spanyol itu ternyata tak lebh baik dari dua pendahulunya, Arsene Wenger dan Unai Emery .
Arsenal di bawah Arteta ternyata memenangkan pertandingan lebih sedikit dan mencetak gol jauh lebih sedikit daripada The Gunners di bawah Unai Emery dan selama akhir pemerintahan Arsene Wenger. Arteta seperti tak memberi kemajuan untuk The Gunners dibanding kedua pelatih sebelumnya.
Baca juga: Liga Europa: Tiga Pemain Arsenal Absen Lawan Slavia Praha .
Memang, pada 29 Agustus 2020, segalanya berjalan baik bagi Arteta di Arsenal setelah mengalahkan Liverpool di Wembley dan mengangkat trofi Community Shield. Itu trofi kedua Arteta dalam sebulan setelah sebelumnya tampil bagus untuk memenangkan final Piala FA 2019/2020 melawan Chelsea.
Baca juga: Preview Granada vs Manchester United: Jangan Anggap Enteng Setan Merah!
Hasil Piala FA itu juga menjadikannya manajer Arsenal pertama yang memenangkan trofi mayor di musim pertamanya sejak George Graham pada 1986/1987. Sukses itu membuat Arteta mendapat kepercayaan lebih. Pada bulan September, jabatannya diubah dari pelatih kepala menjadi manajer, mengonsolidasikan kekuatannya di klub.
Baca juga: Liga Europa: AS Roma Isyaratkan Tampil Bertahan di Kandang Ajax .
Arsenal di bawah Arteta ternyata memenangkan pertandingan lebih sedikit dan mencetak gol jauh lebih sedikit daripada The Gunners di bawah Unai Emery dan selama akhir pemerintahan Arsene Wenger. Arteta seperti tak memberi kemajuan untuk The Gunners dibanding kedua pelatih sebelumnya.
Baca juga: Liga Europa: Tiga Pemain Arsenal Absen Lawan Slavia Praha .
Memang, pada 29 Agustus 2020, segalanya berjalan baik bagi Arteta di Arsenal setelah mengalahkan Liverpool di Wembley dan mengangkat trofi Community Shield. Itu trofi kedua Arteta dalam sebulan setelah sebelumnya tampil bagus untuk memenangkan final Piala FA 2019/2020 melawan Chelsea.
Baca juga: Preview Granada vs Manchester United: Jangan Anggap Enteng Setan Merah!
Hasil Piala FA itu juga menjadikannya manajer Arsenal pertama yang memenangkan trofi mayor di musim pertamanya sejak George Graham pada 1986/1987. Sukses itu membuat Arteta mendapat kepercayaan lebih. Pada bulan September, jabatannya diubah dari pelatih kepala menjadi manajer, mengonsolidasikan kekuatannya di klub.
Baca juga: Liga Europa: AS Roma Isyaratkan Tampil Bertahan di Kandang Ajax .
Lihat Juga :