Program Pengurus Baru PBSI: Genjot Prestasi dan Gaet Korporasi

loading...
Program Pengurus Baru PBSI: Genjot Prestasi dan Gaet Korporasi
Ketum PBSI periode 2020-2024, Agung Firman Sampurna (kiri) bersama pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, di Pelatnas Cipayung pada Kamis (19/11/2020). Foto: PBSI
JAKARTA - Pengurus Pusat PBSI yang baru dibentuk langsung mengusung program besar. Salah satunya menggenjot prestasi atlet dan kerja sama dengan korporasi.

Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) masa bakti 2020-2024 resmi dilantik Jumat (9/4) pagi di Swissotel Jakarta PIK Avenue. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman hadir langsung memimpin acara pelantikan ini.

Baca Juga: Listyo Sigit Prabowo Mundur dari PBSI

Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna mengatakan, salah satu program yang diusung pengurus baru adalah menggenjot prestasi dan membuka kerja sama seluas-luasnya dengan korporasi.

"Korporasi menjadi salah satu unsur strategis dalam pengembangan bulutangkis. Baik sebagai olahraga prestasi maupun industri dan hiburan. Oleh karena itu kami mengembangkan visi terwujudnya tata kelola terbaik yang mendukung pelatihan dan kompetisi, meningkatkan minat dan memberikan kesempatan tampilnya bakat-bakat baru yang secara berkesinambungan menghasilkan atlet-atlet berprestasi serta membangun kolaborasi partisipatif dalam menciptakan sports industrial entertainment," tutur Agung.



Setelah terpilih sebagai Ketua Umum dan Ketua Formatur, Agung dan tim lalu membentuk kepengurusan dan mengumumkannya pada tanggal 23 Desember 2020. Lalu para pengurus terpilih sudah mulai bekerja sejak bulan Januari 2021 dan dilantik hari ini.

"Terkait bulutangkis sebagai olahraga industri dan hiburan, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bapak Erick Thohir, yang sudah menetapkan BNI sebagai sponsor PBSI empat tahun ke depan," ucap Agung.

Pria kelahiran 19 November 1971 ini juga mengajak para kelompok usaha dan korporasi untuk bekerjasama dengan PBSI.

"Partisipasi kelompok usaha dan korporasi kami buka seluas-luasnya. Percayalah bulu tangkis Indonesia dengan lebih dari 2.080 klub atau komunitas dan 17.000 atlet profesional merupakan wahana pemasaran yang efektif dan prospektif," tegas Agung.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top