Strategi Coach Panca: Pahami Kekuatan Skuad
Minggu, 11 April 2021 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
"Menentukan formasi mana yang akan saya pilih harus didasari atas SDM pemain yang saya miliki terlebih dahulu, ada banyak hal yang perlu diperhatikan seperti kedalaman skuad, karakter pemain dan tentu disesuaikan dengan strategi yang digunakan lawan saat lawan sedang defend," jelas Coach Panca.
Sebagai contoh, dalam mengimplementasikan formasi 1-2-1, seorang pelatih tentu berharap agar timnya dapat menguasi jalan pertandingan karena menurunkan 2 pemain flank/sayap sekaligus. Pemain flank, pada umumnya identik dengan pemain kunci karena pergerakannya seringkali mengubah jalannya pertandingan.
Atau mungkin saja seorang pelatih menerapkan formasi 2-2 dengan 2 pemain belakang dan 2 flank. Mungkin juga 2 pemain belakang dan 2 pemain dengan posisi pivot/penyerang murni. Penentuan karakter pemain itulah yang membutuhkan kepiawaian pelatih, dan ilmu taktikal seperti itu yang didapat oleh peserta kursus level 2 AFC.
"Tentu pada futsal sangat sulit untuk menetapkan 1 sistem formasi saja saat bertanding, karena futsal sangat dinamis dan fleksibel," jelasnya.
Coach Panca menambahkan, keterampilan dan karakter pemain, serta kedalaman skuad akan menentukan tingkat kesulitan penerapan sebuah formasi. Baginya sebagai pelatih, seluruh pemain akan mendapatkan pengetahuan taktikal yang dia ketahui, sehingga seluruh pemain dapat bahu membahu membongkar pertahanan lawan untuk meraih kemenangan.
Coach Panca adalah contoh pelatih yang berhasil menerapkan ilmu kepelatihan yang didapatnya dari kursus. Berbekal ilmu teknis dan pengalaman panjang, Coach Panca telah menoreh banyak prestasi, termasuk mengantarkan tim futsal Jawa Barat menjadi kampiun PON 2016.
Sebagai contoh, dalam mengimplementasikan formasi 1-2-1, seorang pelatih tentu berharap agar timnya dapat menguasi jalan pertandingan karena menurunkan 2 pemain flank/sayap sekaligus. Pemain flank, pada umumnya identik dengan pemain kunci karena pergerakannya seringkali mengubah jalannya pertandingan.
Atau mungkin saja seorang pelatih menerapkan formasi 2-2 dengan 2 pemain belakang dan 2 flank. Mungkin juga 2 pemain belakang dan 2 pemain dengan posisi pivot/penyerang murni. Penentuan karakter pemain itulah yang membutuhkan kepiawaian pelatih, dan ilmu taktikal seperti itu yang didapat oleh peserta kursus level 2 AFC.
"Tentu pada futsal sangat sulit untuk menetapkan 1 sistem formasi saja saat bertanding, karena futsal sangat dinamis dan fleksibel," jelasnya.
Coach Panca menambahkan, keterampilan dan karakter pemain, serta kedalaman skuad akan menentukan tingkat kesulitan penerapan sebuah formasi. Baginya sebagai pelatih, seluruh pemain akan mendapatkan pengetahuan taktikal yang dia ketahui, sehingga seluruh pemain dapat bahu membahu membongkar pertahanan lawan untuk meraih kemenangan.
Coach Panca adalah contoh pelatih yang berhasil menerapkan ilmu kepelatihan yang didapatnya dari kursus. Berbekal ilmu teknis dan pengalaman panjang, Coach Panca telah menoreh banyak prestasi, termasuk mengantarkan tim futsal Jawa Barat menjadi kampiun PON 2016.
Lihat Juga :