Masih Saja Balapan di MotoGP, Valentino Rossi Dianggap Terlalu Egois
Selasa, 13 April 2021 - 08:05 WIB
loading...
Masih adanya Valentino Rossi di lintasan balap mendapat perhatian dari Marco Lucchinelli. Legenda MotoGP merasa heran The Doctor belum juga pensiun. Foto: twitter
A
A
A
TAVULLIA - Masih adanya Valentino Rossi di lintasan balap mendapat perhatian dari Marco Lucchinelli. Salah satu legenda MotoGP merasa heran dengan sikap The Doctor yang sampai saat ini masih belum mau pensiun.
Baca Juga: Sinyal Bahaya bagi Para Rival, Saat Marquez Kembali
Lucchinelli berkata seperti karena menilai waktu Rossi di MotoGP seharusnya telah berakhir. Menurutnya, keputusan rider asal Italia itu untuk terus balapan menyebabkan peluang talenta muda untuk naik kelas jadi tertunda.
“Rossi bisa saja terus balapan sampai usia ke-50 dan menyelesaikan balapan di posisi mana pun, baik peringkat ketujuh, kedelapan, bisa juga urutan keempat atau bahkan finis di podium,” cerita Lucchinelli, dikutip dari Speedweek.
Dia melihat Rossi sudah tidak sama seperti dulu lagi, di mana selalu mengincar kemenangan setiap kali balapan. Sekarang Lucchinelli melihat wakil Petronas Yamaha itu hanya mengincar finis balapan saja dan tanpa menargetkan jadi yang tercepat atau masuk podium.
“Akan tetapi, Valentino Rossi yang kami kenal selama ini, yang selalu berjuang meraih kemenangan disetiap akhir pekan, kini telah berbeda,” tambah pria yang pernah menjuarai kelas 500cc pada musim 1979 itu.
Semua itu sebenarnya sudah cukup bagi Rossi untuk dijadikan alasan pensiun. Terlebih dia sudah terlalu tua alias berusia 42 tahun. Padahal, jika saja dia mau berhenti, maka ada satu slot pembalap yang bisa dipakai oleh rider muda untuk meniti karier di MotoGP.
Baca Juga: Sinyal Bahaya bagi Para Rival, Saat Marquez Kembali
Lucchinelli berkata seperti karena menilai waktu Rossi di MotoGP seharusnya telah berakhir. Menurutnya, keputusan rider asal Italia itu untuk terus balapan menyebabkan peluang talenta muda untuk naik kelas jadi tertunda.
“Rossi bisa saja terus balapan sampai usia ke-50 dan menyelesaikan balapan di posisi mana pun, baik peringkat ketujuh, kedelapan, bisa juga urutan keempat atau bahkan finis di podium,” cerita Lucchinelli, dikutip dari Speedweek.
Dia melihat Rossi sudah tidak sama seperti dulu lagi, di mana selalu mengincar kemenangan setiap kali balapan. Sekarang Lucchinelli melihat wakil Petronas Yamaha itu hanya mengincar finis balapan saja dan tanpa menargetkan jadi yang tercepat atau masuk podium.
“Akan tetapi, Valentino Rossi yang kami kenal selama ini, yang selalu berjuang meraih kemenangan disetiap akhir pekan, kini telah berbeda,” tambah pria yang pernah menjuarai kelas 500cc pada musim 1979 itu.
Semua itu sebenarnya sudah cukup bagi Rossi untuk dijadikan alasan pensiun. Terlebih dia sudah terlalu tua alias berusia 42 tahun. Padahal, jika saja dia mau berhenti, maka ada satu slot pembalap yang bisa dipakai oleh rider muda untuk meniti karier di MotoGP.
Lihat Juga :