Mesin KO UFC Francis Ngannou Anggap Remeh Dillian Whyte
Jum'at, 22 Mei 2020 - 01:04 WIB
loading...
A
A
A
Whyte tidak asing dengan pertarungan MMA - pada 2008, sebelum debut tinju profesionalnya, Whyte mengalahkan lawannya Stroud hanya dalam 12 detik.
Namun, ucapan Whyte dibalas Ngannou. "Semua orang mengatakan apa yang mereka inginkan. Saya tidak memikirkan apa-apa tentang itu. Jika dia ingin melawan di MMA (mix martial arts), kita akan mencari tahu itu."
Ngannou juga bercerita tentang menumbangkan Jairzinho Rozenstruik hanya dalam 20 detik di belakang pintu tertutup sat UFC kembali bergulir. "Itu datang begitu saja, jadi saya mengambilnya. Saya berharap itu terjadi. Itu datang secara alami."
Ngannou berkata tentang Tyson, 53 tahun, yang kembali ke ring. "Itu tergantung melawan siapa, itu masalahnya. Dia jelas memiliki skill untuk itu. Jika dia bertarung dengan Evander Holyfield dalam pertarungan ekshibisi maka dia bisa melakukannya, tetapi kita harus ingat dia tidak lagi muda."
"Tyson adalah idola saya. Bertemu dengannya sangat bagus. Bagi saya, dia adalah GOAT (greatest of all time). Dia adalah kelas berat terbaik sepanjang masa. Dia memberi saya beberapa tips tentang cara bertarung dengan orang-orang besar."
Namun, ucapan Whyte dibalas Ngannou. "Semua orang mengatakan apa yang mereka inginkan. Saya tidak memikirkan apa-apa tentang itu. Jika dia ingin melawan di MMA (mix martial arts), kita akan mencari tahu itu."
Ngannou juga bercerita tentang menumbangkan Jairzinho Rozenstruik hanya dalam 20 detik di belakang pintu tertutup sat UFC kembali bergulir. "Itu datang begitu saja, jadi saya mengambilnya. Saya berharap itu terjadi. Itu datang secara alami."
Ngannou berkata tentang Tyson, 53 tahun, yang kembali ke ring. "Itu tergantung melawan siapa, itu masalahnya. Dia jelas memiliki skill untuk itu. Jika dia bertarung dengan Evander Holyfield dalam pertarungan ekshibisi maka dia bisa melakukannya, tetapi kita harus ingat dia tidak lagi muda."
"Tyson adalah idola saya. Bertemu dengannya sangat bagus. Bagi saya, dia adalah GOAT (greatest of all time). Dia adalah kelas berat terbaik sepanjang masa. Dia memberi saya beberapa tips tentang cara bertarung dengan orang-orang besar."
(sha)
Lihat Juga :