Tak Bisa Kunjungi Lagi AS Roma, Totti Hampir Menangis
Minggu, 19 April 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan itu disampaikan Totti saat melakukan diskusi secara langsung di Instagram bersama Luca Toni, penyerang yang juga sempat membela Roma pada 2010 sebagai pinjaman dari Bayern Muenchen.
“Setiap kali mengantarkan Cristian untuk berlatih, saya tetap berada di luar gerbang. Terkadang saya hanya duduk di mobil, dan sempat berpikir ingin menangis. Karena setelah 30 tahun, saya kini tidak bisa menginjakan kaki lagi di sini (Roma),” jelasnya.
“Saya masih punya banyak teman dan mereka terkadang datang ke luar gerbang untuk memberikan salam. Putra saya juga sering mengajak saya masuk untuk menyaksikannya bertanding. Tapi, saya tidak bisa melakukannya. Itu bisa membunuh saya,” lanjut Totti.
Totti juga mengaku masih merasa sakit hati karena dipaksa pensiun lebih cepat. Dia seperti dikhianati karena itu bertentangan dari janji yang sebelumnya diberikan para petinggi Roma. Lebih lanjut, tidak ada yang mau mendengar pendapatnya.
“Saya tidak ingin untuk berhenti bemain. Saya masih dalam kondisi fisik yang bagus. Jadi, kenapa saya harus berhenti bermain? Bukannya saya ingin bertanding setiap waktu atau memaksa seseorang untuk bermain bersama saya,” tandasnya.
“Setiap kali mengantarkan Cristian untuk berlatih, saya tetap berada di luar gerbang. Terkadang saya hanya duduk di mobil, dan sempat berpikir ingin menangis. Karena setelah 30 tahun, saya kini tidak bisa menginjakan kaki lagi di sini (Roma),” jelasnya.
“Saya masih punya banyak teman dan mereka terkadang datang ke luar gerbang untuk memberikan salam. Putra saya juga sering mengajak saya masuk untuk menyaksikannya bertanding. Tapi, saya tidak bisa melakukannya. Itu bisa membunuh saya,” lanjut Totti.
Totti juga mengaku masih merasa sakit hati karena dipaksa pensiun lebih cepat. Dia seperti dikhianati karena itu bertentangan dari janji yang sebelumnya diberikan para petinggi Roma. Lebih lanjut, tidak ada yang mau mendengar pendapatnya.
“Saya tidak ingin untuk berhenti bemain. Saya masih dalam kondisi fisik yang bagus. Jadi, kenapa saya harus berhenti bermain? Bukannya saya ingin bertanding setiap waktu atau memaksa seseorang untuk bermain bersama saya,” tandasnya.
(mirz)
Lihat Juga :